Kantor Pengadilan Agama Muara Bulian Kabupaten Batanghari

Jambiline.com, Batanghari –Angka perceraian di Kabupaten Batanghari tahun 2017 mengalami peningkatan. Pasalnya, terhitung sejak Januari hingga akhir Maret ini sudah tercatat sebanyak 79 kasus perceraian di Pengadilan Agama Muara Bulian.

Perkara yang terdaftar di Pengadilan Agama Muara Bulian setidaknya terdapat sebanyak 116 perkara. Dari 116 perkara yang terdaftar tersebut terdapat 79 kasus perceraian. Sisanya merupakan perkara Nikah, Harta Warisan dan perkara lainnya.

Jumlah perkara ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan dua tahun yang lalu. Sebab, di tahun 2015 lalu tercatat sebanyak 295 perkara, jumlah tersebut menurun pada tahun 2016 yang berjumlah 270 perkara.

“Ini baru awal tahun, sudah ada 79 perkara cerai,” kata Taufik Rahayu Syam  selaku Humas Pengadilan Agama Muara Bulian Kabupaten Batangharai, Jum’at (31/3).

Taufik menyebutkan, dari 79 kasus perceraian ini, terdapat empat (4) kasus perceraian dari kalangan ASN. “Empat diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara,” tuturnya.

“Dari 79 kasus perceraian ini, terdapat 65 kasus perceraian yang telah dikabulkan oleh Pengadilan Agama Muara Bulian, sisanya masih dalam tahap persidangan,” jelas Taufik.

Ditambahkannya, bahwa kasus perceraian yang terdaftar saat ini terhitung sejak Januari hingga akhir Meret 2017.  Jika dibandingkan dengan angka perceraian pada dua tahun sebelumnya, angka perceraian di tahun 2017 ini masih terbilang cukup tinggi.

“Pada bulan Januari 2017 terdapat sebanyak 21 kasus, di bulan Februari 25 kasus dan bulan Maret 2017 terdapat sebanyak 33 kasus perceraian,” bebernya.

Kasus perceraian di Kabupaten Batanghari, sambung Taufik, rata-rata disebabakan oleh faktor ketidak cocokan antara pasangan suami dan istri. Selain itu juga akibat faktor ekonomi. (RAS)      

Komentar Akun Facebook