Jambiline.com, Sarolangun – Pemuda berinisial BD (21) warga Tanjung Rambai, Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun harus berurusan dengan pihak kepolisian Resort Sarolangun atas perbuatan bejat (pemerkosaan) BD dan 2 temannya terhadap gadis remaja sebut saja Bunga (17) warga Desa Bukit tigo Kecamatan Singkut, yang saat ini masih duduk di Kelas 3 salah satu SMA di Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto saat pers rilis mengatakan, penangkapan BD bermula dari laporan PP selaku korban kepada pihak kepolisian, yang mengaku telah kehilangan kegadisannya akibat dipaksa melayani nafsu bejat tiga pemuda di salah satu Karouke keluarga Wak Genk yang beralamat Tanjung Rambai kelurahan Gunung Kembang, Sarolangun pada Rabu, (19/02) sekitar pukul 16.30 Wib.

Bunga juga menceritakan awal kejadian bermula saat dirinya diajak oleh Z juga seorang pelajar menaiki mobil Honda Jezz bersama teman temannya berjumlah tiga orang untuk jalan-jalan ke Sarolangun kota.

Namun bukannya jalan jalan, korban diajak oleh Z CS menyanyi di Karaoke keluarga Wak Genk, setiba disana Z dan teman temannya memesan Room Family no 7 selama 1 jam. Namun saat itu Bunga tidak mau masuk dan hanya menunggu sambil duduk ditangga ruangan karaoke.

Tidak lama kemudian, bunga dipanggil Z dan teman temannya yang salah satunya BD yang juga merupakan karyawan di karoeke keluarga Wak genk untuk masuk kedalam Room VIP yang bersebelahan dengan Room yang mereka pesan.

Kemudian bungapun masuk ke Room VIP dengan kondisi gelap karena tidak ada penerangan, kemudian bunga dipaksa untuk melakukan persetubuhan dan disetubuhi sebanyak 3 (tiga) Orang korban. Setelah disetubuhi bunga kembali diantarkan pulang namun tak sampai kerumah malah diturunkan diturunkan di Simpang Singkut 5.

Setelah mendapatkan laporan itu pada Rabu Tanggal 19 Februari, kemudian anggota bergerak sekitar Pukul 17.00 Wib , Kanit IDIK I Sat Reskrim An. AIPDA Romi Bersama Team Opsnal yang di pimpin AIPTU Fajar Wahono dan Team PPA dengan menggunakan 2
unit kendaraan menuju ketempat Karoake wak genk untuk mencari salah satu pelaku dengan inisial BDB. Dan mendapati pelaku sedang berada dibelakang ruangan karaoke lalu polisi mengamankan pelaku,” kata Kapolres Sarolangun Jum’at (21/02).

Dalam proses pemeriksaan akhirnya BD mengakui perbuatan bejat yang telah dilakukan dia dan teman-tamannya terhadap bunga. BD pun juga menyebutkan posisi Z dan satu temannya lagi yang kabur kearah Singkut.

”Namun saat dilakukan pengejaran tidak ditemukan pelaku Z Cs. Saat ini mereka dalam DPO kita,” tegasnya.

Atas ulahnya, pelaku akan dijerat dengan tindak pidana, persetubuhan dan atau pencabulan anak di bawah umur. Sebagaimana yang atur dalam rumusan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasa 76D dan Atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014. Tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.(Hnd)

Komentar Akun Facebook