Jambiline.com, Jambi – Polda Jambi mengadakan Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Mantap Brata 2018 yang dilaksanakan di lapangan hijau Polresta Jambi.

Apel gelar pasukan yang mengusung tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018, Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi Terkait dalam rangka Mewujudkan Kamdagri Kondusif” dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis didampingi Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Dany.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis menyampaikan tujuan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat ini yakni untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan dalam pengamanan Pilpres dan Pileg 2019.

“Setiap potensi kerawanan harus diwaspadai dan diantisipasi. Antisipasi dilakukan mulai dari tingkat nasional hingga daerah,” katanya, Rabu (19/9/18).

Muchlis menjelaskan, Polri dan TNI sebagai instansi unik yakni tidak memiliki hak pilih haruslah menjadi motor dalam mendinginkan situasi panas selama Pemilu 2019. TNI-Polri menjaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) agar dapat menjalankan tugasnya dengan lancar.

“Keadaan ini perlu kita waspadai bersama. Oleh karena itu, kepolisian menggelar operasi Mantap Brata 2018, meskipun berlanjut ke 2019,” ujarnya.

Kapolda Jambi mengecek persiapan pasukan pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 

Operasi Mantap Brata 2018 akan berlangsung selama 397 hari sejak 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019. Dengan melibatkan 272.886 personel Polri.

Dan khusus di Provinsi Jambi, Polda Jambi menerjunkan 4.569 personel sementara itu TNI sekitar 3.100 personel.

“kita mengharapkan Provinsi Jambi sebagai contoh Pemilukada yang aman, damai dan sejuk serta tentram di Jambi,” pungkasnya.

Apel gelar pasukan juga dihadiri pejabat utama Polda Jambi, pejabat di jajaran Korem 042/Gapu, unsur forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, serta undangan lainnya. Usai Apel, tim kepolisian Polda Jambi beserta TNI memperlihatkan pertunjukkan aksi simulasi dalam pengamanan pemilihan Presiden 2019. (Tri)

Komentar Akun Facebook