Buruh PT Rimba Palma Sejahtera Lestari Melakukan Orasi di Depan Kantor Walikota Jambi.

Jambiline.com, Jambi – Kurang lebih selama setengah jam melakukan orasi di depan kantor Walikota Jambi, perwakilan buruh PT Rimba Palma Sejahtera Lestari akhirnya diterima oleh aisiten II Setda Kota Jambi untuk melakukan audiensi.

Audiensi dilakukan di ruang pola kantor Walikota Jambi. Audiensi turut dihadiri oleh Dinas Sosial Tenaga kerja Kota Jambi, Kabag Humas Kota Jambi, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi.

Dalam audiensi ini perwakilan buruh menyampaikan bahwa pada tanggal 21 januari 2019 PT Rimba Palma Sejahtera Lestari Jambi mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa sejumlah karyawan atau buruh dirumahkan karena adanya penentuan harga sepihak oleh PT PLN dari harga beli Rp 900 per KWH menjadi Rp 600 per KWH.

“Sekitar 65 karyawan dirumahkan pada tanggal 21 Januari, alasan mereka karena adanya penentuan harga sepihak oleh PT PLN dari harga beli Rp 900 per kwh menjadi rp 600 per kwh,” kata Korwil KSBSI Jambi, Roida Pane.

Namun setelah itu pada awal Februari 2019 manajemen perusahaan memanggil sekitar 15 orang buruh dan menawarkan perjanjian pemutusan hubungan kerja dengan hanya membayar hak karyawan selama 3 bulan kerja.

“Mereka disodorkan surat pemutusan hubungan kerja dengan hak pesangon 3 bulan kerja, atau Rp 7 juta dengan menggunakan UMK Kota Jambi 2018,” jelasnya.

Roida menjelaskan, bahwa keputusan tersebut tidak sesuai, karena rata-rata para buruh bekerja di PT Rimba Palma Sejahtera lestari adalah 7 tahun atau sejak 2012 bahkan ada beberapa karyawan yang sudah bekerja sejak 2008.

“Maka hak yang seharusnya diterima oleh pekerja ini harusnya jauh lebih besar dari hak yang akan dibayarkan oleh manajemen perusahaan, ” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut Asisten II Setda Kota Jambi, Raden Irwansyah menyampaikan pihak pemerintah Kota Jambi akan siap menfasilitasi untuk melakukan audiensi kembali bersama pihak PT. RPSL, PT. PLN dan para buruh yang di PHK.

“Nanti kita akan panggil pihak PT. Rimba Palma dan PT PLN, kita dudukan bersama, kita siap fasilitasi pertemuan itu,”katanya.

Disepakati dalam audiensi ini pertemuan akan kembali dilaksanakam pada Selasa (14/02/20) mendatang.(CN)

Komentar Akun Facebook