JAMBI – Setelah melakukam Infeksi Mendadak (Sidak) di beberapa Koramil di wilayah Kodim 0415/Batanghari, Tim Penilai Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) langsung melakukan perjalanan ke Kabupaten Muaro Jambi. Para Tim penilai melihat program Babinsa Koramil 415-06, Kodim 0415/Batanghari, yang selama ini dijalankan.

Program yang telah dilaksanakan oleh Babinsa tersebut seperti pengembangbiakan dan penggemukan Sapi.

Dihadapan Tim Penilai Lomba Binter, Babinsa diwilayah tersebut menjelaskan secara detail bagaimana cara pengembangbiakan sapi tersebut, dan metode-metode apa saja yang di lakukan agar sapi itu cepat menjadi gemuk.

Setelah mendengar penjelasan dari Babinsa tersebut, Tim Penilai Lomba Binter yakni Letkol Inf Suhartono yang didampingi oleh Mayor Czi Windi Ismail, mengatakan program yang di buat oleh babinsa Kodim 0415/Batanghari diharapkan bisa meningkatkan produksi daging, dan juga mampu mengatasi pasaran Provinsi Jambi.

“Dan dengan adanya metode penggemukan sapi itu, kita berharap program ini mampu mengurangi ketergantungan masyarakat dengan daging sapi dari luar bisa dapat dikurangi, dan masyarakat bisa mengunakan daging produk sapi lokal,” katanya, Jumat (19/5).

Dirinya menjelaskan bukan hanya di tempat ini saja yang melakukan program pengemukan Sapi, namun di daerah lain juga telah melakukan progam pengemukan sapi, hanya saja cara dan prosesnnya berbeda.

Lanjutnya, dirinya juga sangat mengapresiasi kepada petani dan babinsa diwilayah tersebut, karena didaerah tersebut mayoritas petani berkebun kelapa sawit dan masyarakat selalu memanfaatkan kekayaan alam sekitar.

“Didaerah lain ada, ini ada ramuan-ramuannya, mungkin ini yang berbeda dengan lainnya,” katanya.

Dirinya berharap, agar masyarakat sekitar khususnya yang memiliki sapi atau kerbau dapat bergabung dan belajar program pengemukan sapi seperti yang dilakukan TNI tersebut.

“Bagaimana lebih meningkatkan sapi agar dapat meningkatkan hasil dagingnnya, kalau kita pengemukan sapi, Tapi hasil daging sapi tidak sehat itu tidak ada gunanya,” pungkasnya. (TS)

Komentar Akun Facebook