Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi

Jambiline.com, Jambi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi menyayangkan adanya insiden kekerasan terhadap anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di Kabupaten Kerinci.

Kekerasan tersebut dialami oleh salah satu anggotanya yang diketahui bernama Novi Permata Sari saat melakukan tugas pengawasan di desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jumat (22/2) kemarin.

Atas insiden tersebut, ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi menginstruksikan Bawaslu Kabupaten Kerinci untuk mendampingi korban melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

“Saya sudah instruksikan agar Bawaslu kabupaten mendampingi korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kerinci,” kata Asnawi.

Dirinya juga meminta pihak Kepolisian untuk segera menindak pelaku yang dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum.“Kami minta agar pihak Kepolisian segera  menindak pelaku sesuai ketentuan,” ujarya.

Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap masyarakat maupun penyelenggara dalam proses pemilu tidak boleh ditoleransi karena hal tersebut dapat mengancam demokrasi.

“Intimidasi dan kekerasan terhadap masyarakat dan penyelenggara tidak boleh ditoleransi agar pemilu bisa berjalan secara aman damai serta demokratis,” tutupnya.

Insiden pemukulan terhadap anggota Panwaslu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat (22/2) kemarin di desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.

Saat itu sedang dilaksanakan  kegiatan sosialisasi masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dihadiri oleh anggota DPR RI dan Caleg Kabupaten Kerinci dari Partai Demokrat.

Lantaran dihadiri Caleg, Panwaslu Kecamatan Gunung Tujuh dan Panwaslu desa Pelompek turun langsung melakukan pengawasan. Namun hal ini membuat Kades Pelompek merasa riskan dan tersinggung dengan kehadiran anggota Panwaslu tersebut.

Oknum kades tersebut emosi dan menyeret ketua Panwaslu Kecamatan Gunung Tujuh keluar dari area acara, intimidasi dan cekcok pun terjadi hingga berujung pemukulan terhadap salah satu anggota Panwaslu, Novi Permata Sari. (CN)

Komentar Akun Facebook