SAROLANGUN – Di bawah kepempinan Kapolda baru yakni Brigjen Pol Priyo Widyanto, tampaknya tidak main-main dengan persoalan memberantas penambangan emas Tanpa Ijin (Peti) di Provinsi Jambi, pasalnya pelaku PETI sudah sangat kelewatan merusak lingkungan di Jambi saat ini.

Seperti yang dilakukan personil Polsek Limun dipimpin Kapolseknya dan dibantu dengan Satreskrim Polres Sarolangun berhasil mengamankan satu unit alat berat jenis Hitachi warna orange di Dusun Pulau Teluk Desa Tambang Tinggi, Kabupaten Sarolangun.

Dalam memberantas PETI tersebut petugas berhasil mengamankan 4 orang pelaku termasuk pemilik alat berat tersebut.

Menurut Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo Widyanto melalui Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, dirinya mengatakan terungkapnya kasus tersebut, setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada aktifitas peti menggunakan alat berat di lokasi tersebut.

Saat petugas tiba di Lokasi, tanpa sempat melarikan diri empat orang pelaku berhasil diringkus petugas.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Untuk pemilik alat berat bernama Sayuti (40) warga Singkut VII, Kabupaten Sarolangun. Dua operator Saifuddin (21) dan Sofyan (22) dan kernet (helver) Hari Purnomo (20) juga warga Singkut, Kabupaten Sarolangun ikut diamankan petugas.

“Selain masih memeriksa tersangka, petugas juga memeriksa saksi-saksi agar cepat selesai berkasnya untuk dikirim ke kejaksaan guna di sidang,” tukas Kuswahyudi, Selasa (24/5).

Sebagai bentuk antisipasi pasca penangkapan dan penyitaan alat berat, dilakukan penebalan personil penjagaan Polsubsektor CNG dan Limun oleh Personil Sabhara, Satreskrim dan Intel di lokasi peti tersebut. (TS)

Komentar Akun Facebook