Jambiline.com, Jambi – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi memusnahkan sebanyak 129 lembar kulit biawak air tawar (varanus salvator) illegal, dengan cara dibakar, Kamis (27/9/18).

Kepala BKIPM Jambi, Ade Samsudin, mengatakan pemusnahan terhadap ratusan kulit biawak tersebut dilakukan karena kukit biawakntersebut tidak memiliki dokumen resmi.

“Kita musnahkan karena tidak memiliki dokumen-dokumen resmi, seperti dokumen kesehatan perikanan,” katanya.

Lanjutnya, BKIPM Jambi tidak memusnahkan seluruh kulit biawak sitaan tersebut, karena ada beberapa lembar kulit biawak akan dijadikan barang bukti dan dokumentasi. “Tiga lembar lagi kita jadikan dokumentasi dan arsip,” ungkapnya.

Ratusn kulit biawak tersebut seberat kursng lebih 10 Kg .Jika dirupiahkan hanya sekitar Rp 5 juta. “Hanya sekitar 5 juta kalau dirupiahkan,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa 132 kulit biawak tersebut merupakan hasil selundupan yang berhasil digagalkan pihak bandara Sultan Taha Jambi pada Agustus 2018 lalu. (Tri)

Komentar Akun Facebook