Jambiline.com, Jambi – Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jambi berikan relaksasi pengaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang menunggak membayar iuran.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Riski Lestari. Dirinya mengatakan hal tersebut dilakukan untuk membantu peserta JKN – KIS dimasa pandemi Covid 19.

“Relaksasi ini diberikan dalam rangka membantu peserta JKN-KIS dimasa pandemi COVID-19 untuk mengaktifkan kartu kepesertaan JKN-KIS nya,” katanya.

Lanjut Riski, Bagi peserta JKN-KIS yang menunggak lebih dari enam bulan dapat mengaktifkan kembali kepesertaan JKN-KIS nya tanpa harus membayar seluruh tunggakan.

Biasanya peserta yang menunggak iuran harus melunasi seluruh tunggakan baru dapat mengaktifkan kembali kartu kepesertaannya. Namun dengan adanya relaksasi tersebut, peserta yang menunggak hingga 24 bulan cukup membayar tunggakan selama enam bulan dan iuran satu bulan berjalan sudah dapat mengaktifkan kembali kartu kepesertaannya. Dan sisa tunggakannya dapat di cicil oleh peserta JKN-KIS.

“Bukan berarti semua tunggakan lunas seperti dapat pemutihan, namun sisa tunggakan iuran dapat di cicil,” jelas Riski.

Selain itu, untuk memberi kemudahan kepada peserta JKN-KIS yang terkendala keuangan untuk membayar tunggakan selama enam bulan tersebut, peserta JKN-KIS dapat melakukan pinjaman kepada Pegadaian dalam bentuk pinjaman modal.

Pinjaman modal tersebut juga dapat dilakukan untuk peserta yang ingin melunasi tunggakan JKN-KIS nya. Dimana untuk mendukung relaksasi tunggakan tersebut BPJS Kesehatan Cabang Jambi telah bekerjasama dengan pegadaian untuk memberikan pinjaman modal kepada peserta JKN-KIS. Dan pinjaman modal tersebut dapat diberikan kepada peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari Pegadaian.

Pendaftaran relaksasi tersebut dapat dilakukan peserta JKN-KIS melalui tiga cara, yakni dapat di lakukan secara online melalui mobile JKN dan menghubungi care center BPJS Kesehatan di nomor 1 500 400, atau langsung mendatangi kantor BPJS Kesehatan.

“Kami harap jangan sampai menunggu sakit baru akan mengaktifkan kembali kartu kepesertaannya,” tutup Riski Lestari. (Tri)

Komentar Akun Facebook