Pasar Bulian, Kabupaten Batanghari

Jambiline.com, Batanghari – Dari 38 unit pasar yang beroperasi di wilayah Kabupaten Batanghari, tercatat sebanyak 35 pasar masih berstatus mingguan. Sementara 3 pasar lainya sudah berstatus harian. Hal ini disebabkan karena masih lambannya pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mata pencaharian masyarakat Batanghari yang didominasi sebagai petani perkebunan.

“Karena masyarakat setempat hanya mendapatkan hasil perkebunannya dalam kurun waktu seminggu sekali, sehingga hal ini menjadi faktor utama pasar-pasar tradisional di Kabupaten Batanghari harus beroperasi hanya sekali dalam satu minggu,” tutur Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Batanghari, Safei melalui Kabid Perdagangan, Suparno SP saat dikonfirmasi via telpon, Rabu (9/8).

Selain itu dijelaskan Suparno, salah satu faktor penyebab pasar tradisional beroperasi dalam seminggu sekali, dikarenakan para pedagang yang berjualan sebagian besar merupakan pedagang kalangan.

Terkait hal tersebut, Suparno mengaku pihaknya akan berupaya melakukan pengembangan pasar mingguan menjadi pasar harian, yang lokasinya akan di pusat di ibu kota Kecamatan. “Upaya kita kedepan akan melakukan pengembangan pasar mingguan menjadi pasar harian. Lokasinya tentu dipusatkan di ibu kota Kecamatan, salah satunya di Kembang Paseban,” terangnya.(RAS)

Komentar Akun Facebook