Penyerahan Kunci Sepeda Motor Secara Simbolis oleh Bupati Masnah.

Jambiline.com, Muaro Jambi – Bantuan dua Unit Sepeda Motor yang diserahkan secara Simbolis pada Oktober 2018 lalu oleh Bupati Muaro Jambi Masnah Busro untuk dua orang Da’i yang bertugas di Suku Anak Dalam (SAD) pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke XVI tingkat Kabupaten Muaro Jambi di Desa Kedemangan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), hingga kini sepeda motor dari bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank9 Jambi ini tak kunjung diterima.

Hal tersebut dikatakan oleh salah seorang Ustad Hata Da’i SAD yang menerima bantuan, hingga saat ini bantuan tersebut belum diterimanya.

“Pada saat penyerahan kunci sepeda motor secara simbolisnya itu, langsung diserahkan oleh Bupati Masnah. Tapi, hingga hampir delapan bulan ini. Kami belum juga menerima kendaraannya,” kata Hata, Kamis (13/6/19).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bantuan dua kendaraan untuk Da’i SAD ini. Senilai Rp. 34 juta berasal dari dana CSR Bank Pembangunan Daerah (Bank9) Jambi, melalui Bagian Kesra Pemkab Muaro Jambi.

“Dua unit bantuan sepeda motor untuk Da’i SAD ini. Katanya, dari Bank9 Jambi, melalui bagian Kesra Pemkab Muaro Jambi,” ucapnya.

Ketika di konfirmasi kepada Happy Mawardi, Kepala Unit Bank9 Jambi Sengeti tidak membantah perihal tersebut. Ia membenarkan bila bantuan dua unit sepeda motor untuk dua orang Da’i SDA tersebut hingga saat ini belum terealisasi.

Hal ini dikarenakan terkendala dengan harga yang diajukan oleh bagian Kesra Pemkab Muarojambi yang tidak mencukupi untuk membeli jenis kendaraan yang sesuai untuk digunakan masuk kedalam SAD.

“Kendalanya, karena harga motor yang sesuai dengan peruntukan untuk fasilitator SAD itu mahal, karena harus motor treal. Sedangkan dana yang diajukan oleh bagian Kesra untuk dua unit motor itu hanya Rp. 34 juta rupiah tentunya tidak cukup,” ujarnya.

Dari itu pihak Bank9 Jambi akan kembali berkoordinasi dengan bagian Kesra Pemkab Muaro Jambi mengenai jenis sepeda motor apa yang sesuai dengan harga, dan sesuai dengan kebutuhan Da’i.

“Pihak Kesra maunya sepeda motor jenis honda. Dengan uang Rp 34 juta dibagi dua, bisa dapat sepeda motor biasa sejenis astrea. tapikan, jenis kendaraan seperti ini tidak bisa masuk-masuk ke pelosok SAD. Jadi, akan kita cari solusinya dan dapat dipastikan akan terealisasi dalam bulan ini,” janjinya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Pemkab Muarojambi, Hasbullah mengatakan, sudah menjelaskan kepada Da’i yang menerima itu, kalau bantuan tersebut memang butuh proses.

“Mereka sudah datang ke kantor saya, saya jelaskan orang dialer itu kan juga mintak proses, kita kan tidak ada kewenangan mengeluarkan dana CSR di Bank9 itu. Bukan seperti bantuan-bantuan biasa, kalau informasi dari dialer mereka minta pakai pengumumanlah, pesananlah, biasalah kontrak kan. Jadi Intinya tinggal tunggu proses saja,” jawabnya.

Ketika ditanya kapan target bantuan tersebut bisa terealisasi, Asbullah belum bisa memastikan. “Kalau administrasinya sudah siap, barulah kita proses,” katanya.

Saat disinggung berapa jumlah biaya pengajuan Kesra ke Bank9 Jambi untuk bantuan dua unit sepeda motor itu. Hasbullah malah tidak menyebutkan besaran angkanya.

“Nilainya tergantung harga dua unit motor itu, dan juga diukur dengan kemampuan keunganlah,” tutup Asbullah. (Nda)

Komentar Akun Facebook