Pertemuan di Balai Desa Kasang Pudak Terkait Dua WNA Asal Korea Penyebar Buku Kerajaan Yehuwa

Jambiline.com, Muaro Jambi – Warga Desa Kasang Pudak, Rt 07 Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro jambi, dikejutkan dengan kedatangan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Negara Korea.

Kedatangan mereka ditemani dengan warga Indonesia, namun mereka bukan untuk berwisata menikmati keindahan alam Muaro Jambi, tetapi mereka datang ke Muaro Jambi diduga untuk menyebarkan dan membagikan buku dan brosur tentang ajaran kerajaan Yehuwa.

Salah satu warga Kasang Pudak, Janiarto mengatakan pada hari Minggu kemarin sekitar pukul 10.00 WIB di daerahnya didatangi empat orang yang diduga jemaat Kerajaan Yehuwa WNA asal Korea tersebut

“Dalam aksinya WNA itu, kepada warga setempat mereka ini membagikan buku dan brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa secara door to door. Mereka menyampaikan bahwa ajaran kerajaan Yehuwa adalah ajaran yang baik dan harus disebarkan kepada masyarakat.” jelasnya, Selasa (12/2/19)

Setengah jam kemudian, WNA tersebut dinilai mencurigakan, salah seorang warga Desa Kasang pudak langsung menghubungi aparat keamanan Bhabinkamtibmas Polsek Kumpeh Ulu Bripka Ikha Adi bersama Babinsa Koramil 415-06 Pijoan Sertu Syamsori.

Tidak butuh waktu lama, petugas langsung datang ke lokasi dan menanyakan apa tujuan WNA membagi-bagikan buku dan brosur tentang ajaran kerajaan Yehuwa. Namun, kata Janiarto saat petugas menanyakan Dokumen (KTP dan Paspor) WNA asal Korea tersebut, mereka tidak dapat menunjukkan kelengkapan Dokumen dengan alasan ketinggalan di Mobil.

Merekapun langsung menuju ke Mobil, sesampai di mobil bukannya mengambil dokumen dan memperlihatkan ke petugas, namun kedua WNA tersebut melarikan diri.

Salah seorang Jemaat Kerajaan Yehuwa Rumpil Saragih menghubungi pengurus Jemaat Kerajaan Yehuwa atas nama Sukardi Bong untuk datang ke lokasi.

Tidak lama kemudian Sukardi Bong tiba di rumah Matrayo untuk memberikan penjelasan terkait kegiatan Jemaat Kerajaan Yehuwa di Balai Desa Kasang Pudak selanjutnya diadakan pertemuan di Balai Desa Kasang Pudak.

Adapun dari hasil pertemuan tersebut telah disepakati agar bersama-sama untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan saling menghormati setiap agama.

Poin selanjutnya apabila Jemaat Kerajaan Yehuwa akan melaksanakan kegiatan keagamaan harus memberitahukan ke Pemerintah Desa untuk mendapatkan rekomendasi dari pihak Pemerintahan Desa agar tidak terjadi gesekan dilingkungan masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan dan gangguan Kamtibmas setempat.

Dari informasi yang didapat Dua warga Desa Kasang Kumpeh RT 07 Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi yakni Rumpel Saragih (jemaat Kerajaan Yehuwa) dan Natalia Putri Saragih (putri dari Rumpel Saragih), sedangkan dua orang WNA asal Korea yang melarikan diri belum diketahui identitasnya. (Nda)

Komentar Akun Facebook