Jambiline.com, Jambi – Pelaku Ariyanto (32) warga Kasang Jaya nekat melakukan penggelapan sepeda motor milik Alamuddin Zay Lubis (70) warga Jalan Kol. M. kukuh, Rt 17, Pall Lima, Kota Baru, Kota Jambi.

Ia mengaku nekat melakukan penggelapan lantaran dirinya tidak memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk melakukan pembayaran uang kosnya.

Kapolsek Kota Baru AKP Afrito Marbaro Macan mengatakan, aksi penggelapan tersebut berawal saat tersangka Ariyanto meminjam sepeda motor korban, dengan alasan untuk mencari pekerjaan.

Lantaran tidak punya uang untuk membeli makan dan membayar uang sewa kos, dia nekat menggadai sepeda motor tersebut dengan nominal uang Rp 1.400.00 kepada tersangka Suprapto.

“Jadi dia ngakunya pinjam motor mau nyari kerja, karena tidak punya uang, dia gadai motor itu,” kata Afrito pada Rabu (13/5) pukul 16.00 wib.

Lebih lanjut, Afrito mengatakan, setelah melakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap Suprapto, selaku penadah.

“Dan setelah kita amankan tersangka penadah, motor tersebut juga sudah sempat digadai ke wilayah Sabak sebesar Rp 2.000.000” imbuhnya.

Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Kota baru beserta sejumlah barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Vega R warna hitam tanpa nomor polisi dan 1 unit STNK dengan nomor polisi BH 4808 HA dengan kerugian diperkirakan Rp 5 juta.

Kedua pelaku dikenakan pasal 372 tentang tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Pelaku Ariyanto (32) warga Kasang Jaya pelaku penggelapan ini mengaku nekat melakukan aksinya tersebut lantaran dirinya tidak memiliki uang untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk melakukan pembayaran uang kosnya.

“Saya baru kali ini lah bang, sebelumnya gak pernah. Ini juga lantaran saya barusan dipecat dari tempat kerja bang,” kata Ariyanto pada Rabu (13/5) pukul 16.00 wib.

Sementara itu, satu pelaku lainnya bernama Suprapto yang menjadi penadah tak kuasa menahan tangis saat di gelandang petugas Polsek Kota Baru. Sambil menangis, Suprapto menuturkan bahwa dirinya baru dua hari mengenal tersangka Ariyanto.

Suprapto yang kesehariannya sebagai pengarit pakan ternak tersebut mengaku tidak mengetahui bahwa motor yang digadai padanya merupakan sepeda motor hasil penggelapan

“Anak saya masih kecil pak, kalau saya tau seperti ini, saya tidak akan lakukan, saya baru kenal dua hari sama dia ini,” kata Suprapto sambil mengusap air matanya.

Kedua pelaku berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kota Baru, dan dipimpin langsung oleh IPDA Abdul Kadar dan Panit Opsnal IPDA Rizki M. Ramadhan pada Rabu (1/4) lalu di lokasi yang berbeda.. Tersangka penggelapan Ariyanto diamankan dari rumahnya, di kawasan Kasang Jaya, sementara tersangka penadah, Suprapto diamankan saat sedang mengambil pakan ternak.(JL)

Komentar Akun Facebook