Muarojambi- Dinas Perindagkop dan UMKM bersama jajaran Sat Reskrim Polres Muaro Jambi hari ini melakukam sidak ke Kecamatan Jaluko dalam rangka menyabut Natal dan tahun baru (29/11).

Dalam sidak ini, petugas menemukan adanya penjualan gas elpiji bersubsidi atau dikenal dengan gas 3kg dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

“Kita temukan pangkalan menjual harga 25 ribu rupiah hingga 28 ribu rupiah. Padahal yang sudah ditetapkan pemerintah HET-nya 17 ribu rupiah pertabung ukuran 3 kilo,” ujar Kabid Perdagangan Dinas Prindagkop dan UMKM Muaro Jmbi Waluyo.

Bukan hanya penjualan yang di atas HET, Perindagkop dan Polres Muaro Jambi juga menemukan penimbunan gas elpiji oleh salah seorang warga di Desa Mendalo Asri Kecamatan Jaluko,” kami juga menemukan warga menimbun Gas Elpiji ukuran 3 kilo,” terangnya.

Sidak ini merupakan sidak pertama yang dilakukan oleh Perindagkop Muaro Jambi, dimana dalam sidak ini petugas hanya memberi peringatan bagi pengecer yang nakal. “Kalau masih adalagi yang badel terpkasa kami cabut iznnya bagi yang jual di atas Het, bagi pangkalan yang tak punya izin akan bawak paksa seluruh tabung gasnya,” pungkas Waluyo.

(CN)

Komentar Akun Facebook