Harga Cabe Naik Hingga 15 Persen

Jambiline.com, Jambi – Usai tahun baru 2018, tampaknya harga Cabe di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi belum menunjukan harga normal. Bahkan saat ini, cabe yang ada di Kota Jambi menunjukan kanaikan harga.

Seperti hasil Monitoring harga kebutuhan Pokok disejumlah pasar tradisional yang dilakukan oleh Disperindag Provinsi Jambi menunjukan kenaikan mencapai 11-15 persen, Selasa (9/1).

Pasar tersebut yakni, pasar Tradisional Angso Duo, Pasar Tradisional Talang Banjar dan Pasar Tradisional Simpang Pulai. Harga cabe merah besar dipasar tersebut mencapai Rp. 42 ribu perkilogram, sebelumnya hanya mencapai Rp. 38 Ribu perkilogramnya atau naik sebesar Rp. 4 ribu perkilogramnya.

Sedangkan, cabe merah keriting mengalami kenaikan Rp. 6 ribu dari harga Rp.40 ribu menjadi Rp.46 ribu per kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Jambi Ariansyah, mengatakan kenaikan harga cabe di Pasar Tradisional tersebut disebabkan  berkurangnnya pasokan dipasar.

“Kenaikan harga disebabkan kurangnnya pasokan di Pasar,” katanya, Selasa (9/1).

Dan untuk kebutuhan lain, seperti bawang merah mencapai Rp. 20 ribu perkilogram, bawang putih Rp.18 ribu hingga Rp.20 ribu, daging ayam broiler Rp. 40 ribu perkilogramnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Provinsi Jambi, Subiyanto menyebutkan kenaikan harga tersebut juga dikarenakan dipicu terhambatnya jalur distribusi serta cuaca ekstrem.

“Akhir-akhir ini disebabkan cuaca ekstrem dan diawal tahun baru jalur distribusi yang terhambat, karena cabe kan bersifat tidak dapat disimpan lama,” pungkasnya.

(Tresno)

Komentar Akun Facebook

Berita Terkait