Jambiline.com, Jambi – Reza Hazuen (RZ) terdakwa kasus dugaan penodaan agama dengan membuat ornamen Natal berlafadz Allah di Hotel Novita Jambi beberapa waktu lalu dijatuhi pidana kurungan penjara selama 1 tahun 6 bulan atau 1,5 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

Manurut majelis hakim yang diketuai oleh Barita Saragih, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah yang telah melakukan tindak pidana penodaan agama, karena menurut hakim perbuatan terdakwa telah membuat masyarakat khususnya kota Jambi resah, bahkan akibat dari perbuatannya itu telah menimbulkan rasa kebencian.

Perbuatan terdakwa telah terbukti bersalah dengan dakwaan primair Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Jambi yaitu Pasal 165a huruf a KUHP.

“Menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana penodaan secara berlanjut. Dan menjatuhkan pidana kurungan penjara selama 1 tahun 6 bulan dikurangi dengan terdakwa menjalani masa tahanan selama di persidangan,” kata Barita Saragi Saat membacakan surat putusan, Kamis (27/04).

Untuk diketahui, putusan yang diberikan oleh majlis hakim pengadilan negeri Jambi kepada terdakwa lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), karena di persidangan sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 2 tahun penjara.

Disaat majlis hakim membacakan surat putusan, terdakwa sempat meneteskan air mata, karena menurut Reza bahwa dirinya tidak bersalah.

“Saya tidak bersalah, kebenaran itu akan datang nantinya,” kata Reza sambil meneteskan air mata di depan majelis hakim. (TS)

Komentar Akun Facebook