Ini Alasan Mamang Pempek Tikam Pengendara Motor

Jambiline.com, Jambi- Insiden penganiayaan yang mengakibatkan kemacetan panjang di Jembatan Aurduri I Minggu (13/3) kemarin, dilakukan oleh seorang pelaku berinisial R warga asli Palembang, menikam salah seorang warga pengendara motor karena khilaf dan merasa terhina.

“Dio nabrak kaki aku, sebenarnya aku dak ada niat mau nusuk dio, maksud aku dio berhenti minta maaf ke aku cukuplah bagi aku,” cerita R di Polsek Telanaipura, senin (13/3).

“Aku merasa hina, aku jualan bejalan kaki keliling, sedangkan dio naik sepeda motor, aku menyesal sebenarnya aku khilaf nusuk dio,” katanya menambahkan.

Ditanya kenapa jualan Pempek membawa Pisau? Dirinya beralasan bahwa apabila dirinya berjualan di sekolah-sekolah banyak anak-anak kecil meminta potong kecil pempek jualannya.

“Kalau yang beli anak-anak kecil, minta dipotong kecil-lecil pempeknya,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka R dikenakan pasal 351 ayat 1, ancaman kurungan 5 tahun penjara. (TR)

Komentar Akun Facebook

Berita Terkait