Ini Capaian Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Jambi

Jambiline.com, Jambi – Bergulirnya program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Program JKN-KIS membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

Sampai dengan saat ini, secara nasional jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70% dari jumlah proyeksi penduduk Indonesia di tahun 2017.

Sementara, Capaian Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jambi, yakni kinerja Program JKN-KIS yang mencakup Wilayah Kota Jambi, Kabupaten Muara Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat juga terus mengalami peningkatan.

“Sampai dengan 30 Juni 2017, jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Jambi mencapai 1.156.511 jiwa,” Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Diah Miryanti, saat melakukan kegiatan Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Jambi, di Kota Jambi, Selasa (22/8).

Lebih jelas dirinya mengatakan, jumlah tersebut termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan dan diintegrasikan dengan Program JKN-KIS oleh Pemerintah Kota Jambi sebanyak 33.410 Jiwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Jambi sebanyak 999 Jiwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari sebanyak 7.334 Jiwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 1.500 jiwa, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 1.500 Jiwa.

Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama. Saat ini Kantor Cabang Jambi telah bermitra dengan 151 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 89 Puskesmas, 25 Dokter Praktik Perorangan, 4 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 32 Klinik Pratama dan 4 Apotek Rujuk Balik. Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Jambi juga telah bekerja sama dengan 36 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 21 Rumah Sakit, serta 15 Optik.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah terhadap komitmen untuk menyukseskan Program JKN-KIS. Selain komitmen dalam bentuk pembiayaan serta perluasan akses pelayanan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, ke depan kami harapkan peran pemerintah daerah juga makin dioptimalkan baik dari sisi kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat, bersama-sama memperkuat regulasi terkait kepatuhan pengusaha dan masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS, serta cakupan kepesertaan yang makin luas sehingga dapat terwujudnya Universal Health Coverage atau cakupan semesta di tahun 2019,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan berbagai inovasi dan terobosan dilakukan untuk dapat memenuhi target tersebut. Masyarakat yang sebelumnya dapat melakukan pendaftaran di Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota, Website, dan Bank mitra yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu, masyarakat yang hendak melakukan pendaftaran dapat juga dilakukan melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Tak cukup sampai disitu, kini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui Sistem Dropbox di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Kantor Kelurahan, dan Kantor Kecamatan, Pendaftaran melalui PPOB/mitra kerja BPJS Kesehatan, melalui Kader JKN serta pendaftaran melalui aplikasi Mobile JKN.

“Pendaftaran melalui mitra kerja juga tengah dikembangkan dengan membuka Point of Service di pusat perbelanjaan seperti mall dan tempat perbelanjaan lainnya,” Pungkasnya. (TS)

Komentar Akun Facebook

Berita Terkait