Jambiline.com, Sungai Penuh – Jalan menuju objek wisata bukit khayangan sangat memprihatinkan, namun belum ada realisasi dan tanggapan dari dinas terkait. Pasalnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan, sebelumnya kepala dinas PU kota Sungai Penuh, Marthin Kahpiasa juga berjanji akan turun meninjau langsung lokasi longsor.

Kondisi Jalan yang Longsor.

Kondisi jalan yang sangat memprihatinkan tersebut mengakibatkan akses jalan menuju Objek Wisata Bukit Khayangan, yang merupakan kebanggaan kota Sungai penuh kian memprihatinkan.

Keseriusan pemerintah dalam menanggani kondisi ini sangat diharapkan. Pasalnya, selain sarana transportasi menuju objek wisata Bukit Khayangan, jalan tersebut juga merupakan akses transportasi pertanian warga kecamatan Kumun debai, dari dan menuju desa Renah Kayu Embun (RKE).

Seperti diunggah salah satu akun facebook milik Napian, yang juga sekretaris desa (sekdes) Renah Kayu Embum.

“Kami mohon yang setulus- tulusnya kepada dinas PU dan dinas pariwisata….bantuannya. Sebelum badan jalan terjun kejurang…RKE ASET WISATA KOTA SUNGAI PENUH…!!!!,” demikian ungkapannya, Rabu (12/6/19).

Dalam unggahannya, sangat jelas dirinya berharap keseriusan kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh, melalui Dinas PU dan Dinas Pariwisata Kota Sungai Penuh untuk memperbaiki kondisi jalan yang makin memprihatinkan. Karena selain Aset wisata, RKE juga merupakan sentra pertanian Kota Sungai Penuh.

Bahkan Napian juga mengaku telah dua kali melapor dan menghadap Dinas PU Kota Sungai Penuh, namun belum ada tindakan dan respon dinas terkait.

“Sudah dua kali kita menghadap dengan membawa dokumen lapangan, ini yang ketigakalinya,” ungkap Napian, dalam Akun Facebooknya.

Kondisi ini juga dibenarkan Jamaludin, salah seorang warga RKE, dia berharap pemerintah segera memperbaikinya.

“Sekarang masih musim hujan, kalau tidak segera diperbaiki, tidak hanya tebing, namun badan jalan juga akan longsor,” tandasnya. (Wnd)

Komentar Akun Facebook