Jambiline.com, Jambi – Selain menyiapkan tahapan pengawasan untuk Pilkada serentak di seluruh Indonesia. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mendorong Bawaslu di daerah yang tidak melaksanakan Pilkada agar melakukan penguatan kelembagaan demokrasi.

Usai membuka  rakor penyusunan laporan pengawasan penyelenggaraan Pemilu di Hotel BW Luxury (05/07), Pimpinan Bawaslu RI, Mochammad Afifudin mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan tahapan Pilkada serentak, menurutnya, pasca proses di MK semua skenario akan disiapkan.

“Semua skenario Pilkada di 270 kabupaten/kota dan Provinsi itu akan disiapkan,” ujar Afifudin.

Dilanjutkan Afifudin, pihaknya akan melakukan riveuw terhadap Perbawaslu yang akan disesuaikan dengan PKPU yang sudah dibahas tentang tahapan Pilkada.

“Kita pasti akan riveuw Perbawaslu kita menyesuaikan dengan PKPU yang sampai saat ini baru satu yang sudah dibahas tentang tahapan,” jelasnya.

Bagaimana dengan daerah-daerah yang tidak menyelenggarakan Pilkada, apa terobosan yang akan di lakukan Bawaslu RI? Afifudin mengatakan, kerja-kerja bagi daerah yang tidak melaksanakan Pilkada adalah penguatan partisipasi masyarakat.

“Kita ada program sekolah kader pengawas. Kita ingin melibatkan banyak aktor untuk mau berpartisipasi menguatkan kelembagaan demokrasi dari sisi partisipasi. Ini jadi tantangan bagi penyelenggara pemilu,” tandas Afifudin. (Fay).

Komentar Akun Facebook