Jambiline.com, Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dianto selaku Ketua Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi memimpin Rapat Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi, di salah sayu hotel di Kota Jambi, Selasa (23/4/19).

Rapat tersebut diantaranya dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Agus Sunaryo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi, Kepala Bulog Divisi Regional Jambi Bakhtiar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi Bayu Martanto, Perwakilan Polda Jambi, dan perwakilan dari Badan POM Jambi.

Rapat yang diawali dengan sarapan pagi ini membahas persiapan dan langkah yang akan dilakukan oleh Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi dalam menghadapi bulan Ramadhan. Pertemuan ini menghasilkan beberapa kesepakatan yang harus dilakukan, diantaranya pelaksanaan pemantauan harga pangan dilapangan sampai tingkat kabupaten/kota, menindaklanjuti pertemuan dengan distributor dan produsen pemasok ayam yang akan dilakukan oleh Polda Jambi, dan juga meningkatkan koordinasi dengan Tim Satgas Pangan Kabupaten/Kota.

Sekda menyatakan, pertemuan ini membicarakan aktivitas Tim Satgas Pangan memasuki bulan Ramadhan. ”Hari ini kita mengadakan rapat dan hampir semua anggota tim hadir. Kita sepakat bahwa seluruh tim akan berusaha dalam menghadapi bulan puasa dan Idul Fitri ini sepakat untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat dalam menghadapi hari puasa dan Idul Fitri,” kata Sekda.

“Kita juga melalui Polda akan memanggil produsen dan distributor ayam, sehingga harga ayam dapat stabil di pasaran dan kita juga akan berupaya untuk kelancaran distribusi beberapa komoditi yang didatangkan dari beberapa provinsi di luar provinsi Jambi, kita berharap semuanya stabil. Kami juga mendapatkan laporan dari Bulog bahwa 4 komoditi yang dipegang bulog jumlahnya cukup dan harganya stabil terutama minyak goreng, tepung terigu, daging beku jumlahnya cukup dan harganya stabil dan bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat se Provinsi Jambi. Kita akan memantau harga dan stok kebutuhan masyarakat sampai ke tingkat kabupaten/kota,” lanjut Sekda.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II), Agus Sunaryo menyatakan bahwa persiapan tim mulai intensif untuk menghadapi bulan puasa. ”Soliditas tim harus tetap dijaga walau apapun yang terjadi di lapangan, dan juga Tim Satgas Pangan harus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga dan ini harus tetap dimonitor sampai ke kabupaten/kota. Beberapa fokus utama kita adalah ketersediaan dan keterjangkauan harga 9 bahan pokok dimana produsen dan distributor menjadi objek sasaran pengawasan kita, dan juga kelancaran distribusi harus menjadi perhatian kita,” ungkap Asisten.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi, dalam rapat meminta kepada Badan POM untuk memonitor keamanan bahan pangan di swalayan dan jajanan pasar di pasar tradisional atau di pasar yang menjual makanan.

”Saya berharap BPOM melakukan monitoring keamanan bahan pangan baik di swalayan ataupun jajanan pasar tetap dilanjutkan sehingga kue-kue akan lebih higienis dan aman dikonsumsi. Diharapkan dengan sidak dan pemantauan berkala kita berharap keamanan dan kestabilan harga dapat terjaga,” Tandas Amir. *

Komentar Akun Facebook