Jambiline.com, Batanghari – Retribusi terminal Muarabulian tahun ini ditargetkan Rp 500 juta lebih. Namun target tersebut sangat diyakini tidak akan tercapai. Masalahnya, terminal Muarabulian baru beroperasi pada bulan April lalu. Selain itu, pertengahan bulan Juli mendatang sudah dianggarkan pembangunan tambahan jalan rigit beton untuk kendaraan yang masuk kedalam terminal. Dengan adanya pembangunan tersebut, otomatis retrebusi terminal dihentikan sementara jelang pembangunan jalan rigit beton selesai.

Hal ini ditegaskan oleh Kadishub Batanghari Sopyan Usman. Dirinya sangat yakin target retribusi dari sektor Terminal Muarabulian untuk tahun 2017 ini tidak akan tercapai. Dengan alasan bahwa, terminal baru diopersikan pada awal April lalu, selain itu pada pertengah Juli mendatang jalan rigit beton terminal akan dibangun. “Saya yakin, untuk target retribusi terminal tahun ini tidak tercapai. Hal ini disebabkan banyak hal yang diperbaiki dalam terminal, salah satunya yakni pembangunan jalan tambahan rigit beton. Saat pengerjaan berjalan, sudah pasti retribusi angkutan distop sementara,”kata Kadishub Batanghari Sopyan Usman.

Lebih jauh dikatakannya, jika mengambil kebijakan untuk mendogkrak PAD retribusi terminal saat pengerjaan jalan rigit beton berlangsung dengan cara mengambil retribusi diluar terminal, sudah dipastikan melanggar aturan yang ada. “Misalnya untuk mencapai target, ketika pengerjaan jalan rigit beton berlangsung, petugas mengambil kesempatan retribusi diluar terminal, itu menyalahi aturan. Saya yakin jika petugas mengambil retribusi diluar terminal pasti ada masukan PAD. Namun hal ini tidak wajar, takutnya nanti dibilang pungli. Untuk itu, pada saat pengerjaan jalan terminal retribusi kendaraan terpaksa kita stop sementara,”ungkapnya.

Saat ditanyakan berapa uang yang masuk selama retribusi terminal berjalan hingga saat ini? Kadishub Sopyan yang didampingi Kabid Lalu Lintas Dishub Faisal Syaramadhan, belum bisa membeberkan berapa jumlah uang yang sudah terkumpul. Mereka beralasan, pemegang rekap catatan jumlah retribusi sedang keluar daerah karena ada keluarga yang meninggal dunia. “Jumlah retribusi terminal yang sudah terkumpul hingga bulan ini belum bisa kita lihat, sebab bahawan saya yang memegang rekapnya sedang diluar daerah karena ada keluarganya yang meninggal. Jika pemegang rekap retribusi sudah ada, akan kita lihat bersama berapa uang yang terkumpul, kita transparan saja, untuk apa harus ditutupi. Yang jelas saya yakin target retribusi tahun ini tidak tercapai,”kata Sopyan.(RAS)

Komentar Akun Facebook