Kepsek Jamilah Diminta Mundur Dari Jabatannya, Ini Tanggapan Kakanwil Kemenag Kota Jambi

Jambiline.com, Jambi- Terkait aksi demo dan mogok belajar yang dilakukan oleh ratusan Siswa MAN Model Jambi pada Senin (23/2) dan Selasa (24/2) kemarin, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kakanwil Kemenag) Kota Jambi M. Iqbal, turun langsung ke lokasi untuk mendengar tuntutan serta menyerap aspirasi para Siswa.

Pada aksi yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut Siswa menuntut Kepala Sekolah Jamilah untuk turun atau mundur dari Jabatannya.

Protes tersebut diajukan Siswa berdasarkan 13 kesalahan fatal yang dilakukan oleh Kepsek Jamila, diantaranya yakni :

1. Tidak menjalankan tugas pokok wajib mengajar 5 jam selaku Kepala Sekolah,

2. Tidak mengisi absen tepat waktu bahkan terkadang tidak sama sekali namun tidak bersedia uang makan dipotong,

3. Jarang berada ditempat dengan alasan rapat di Kemenag,

4. Berbicara tidak senonoh (cabul dan kasar) didepan guru dan anak disertai dengan ancaman kepada guru dan siswa,

5. Bertindak otoriter,

6. Hampir tidak pernah mengadakan rapat rutin, kalau pun ada hanya bersifat informal,

7. Menggunakan uang sumbangan siswa kelas XII periode 2014-2015 dan belum dikembalikan hingga sekarang,

8. Tidak transparan dalam penggunaan dana BOS dan Komite,

9. Dana transport pendamping kegiatan dan bantuan transport anak-anak dipotong Rp 5000/hari. Yang dimintakan dananya 4-5 hari namun yang diberikan hanya 2 hari,

10. Dana transport untuk pelatih ekskul: basket, volly, pencak silat, bulu tangkis, catur, tenis meja, pramuka dan lainnya selama 1 tahun yang dimintakan namun diberikan tidak sesuai dengan yang diberikan (dipotong),

11. Pembuatan SKBK dan SKMT sebagai syarat pencairan dana sertifikasi guru dimintai uang pembuatannya dan untuk tandatangan termasuk Kepala Sekolah,

12. Memakai dana pengembangan MAN Model Jambi sebesar Rp 300.000.000 sampai saat ini belum dikembalikan,

13. Memasukkan dan menerima karyawan sesuka hatinya yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Tuntutan Mundur Kepsek Man Model tersebut langsung mendapat tanggapan dari Kakanwil Kemenag Kota Jambi M. Iqbal, Ia mengatakan akan menampung aspirasi Siswa, serta segera menindaklanjuti perihal tuntutan tersebut.

“Kita mendengar aspirasi Siwa ini, dan segera mencoba mencari alternatif yang terbaik,” ujar Iqbal.

Disampaikanya juga bahwa pihak  terkait dalam hal ini kepala sekolah belum bisa di hubungi karena tidak berada dilokasi. Namun dirinya telah berjanji kepada siswa untuk secepat mungkin menyelsaikan masalah tersebut.

“Mengingat aksi demo yang di lakukan siswa/siswi MAN Model Jambi ini, sudah berlangsung dua hari, tentu ini dapat mengganggu kegiatan belajar, nah bagaimanapun kita harus mengambil sikap cepat, agar anak-anak ini dapat melaksana  kegiatan belajar kembali secara normal,” katanya.

Sementara itu terkait tuntutan Siswa untuk mundurnya Jamilah sebagai Kepala Sekolah, dirinya juga menaggapi secara tegas untuk melakukan hal itu jika Jamila terbukti benar melakukan 13 kesalahan tersebut.

“Saya akan mengkaji dan berkoordinasi dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, perihal tuntutan untuk mundurnya Kepala Sekolah ini, kalaupun harus kita ganti, maka kita ganti, tapi tentu ada mekanisme dan prosedurnya dalam persolan tersebut, paling lambat 2 hari ini akan kita informasikan lagi hasilnya”, pungkas Iqbal . (SPN)

Komentar Akun Facebook

Berita Terkait