Jambiline.com, Sarolangun – Kesal dan sakit hati akibat sang istri mengaku janda anak satu kepada pihak keluarganya, Yanto (35) warga Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun tega mencabuli atau menyetubuhi anak tirinya WA (16) yang masih di bawah umur. Lebih parah lagi, aksi bejat tersebut dilakukan Yanto mulai dari tahun 2013 hingga sekarang tanpa sepengetahuan sang istri.

Ibu korban yang didampingi paman korban saat melaporkan kepada pihak kepolisian Sarolangun menceritakan perilaku bejat Yanto tersebut terjadi pada tahun 2013 tepatnya di rumah korban di Kecamatan Pelawan, sedangkan korban WA terpaksa bungkam melayani nafsu bejat ayah tirinya karena diancam.

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heriyanto mengatakan, berdasarkan laporan itu pada Minggu (10/05/2020) kemarin, Kapolres Sarolangun langsung mengintruksikan anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap Yanto.

“Berdasarkan Laporan Polisi Nomor Pelapor a.n. HOLIL Bin ISKANDAR. (Paman korban) LP/B-76/V/2020/SPKT/Res Sarolangun, pada anggal 10 Mei 2020, kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya tanpa ada perlawanan akhirnya pelaku berhasil kita amankan,” katanya, Senin (11/5/2020).

Lebih lanjut Kapolres Sarolangun mengatakan, pelaku saat ini telah diamankan pihak kepolisian sarolangun dengan jeratan Pasal 81 ayat (1). (3) Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 ayat (1), (2) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor : 23 tahun 2002 tentang Perpu Nomor: 1 tahun 2016 tentang perubahan ke-2 atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan, dengan ancaman hukuman 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar,” tandasnya.(Hnd)

Komentar Akun Facebook