Jasad salah satu korban Peti terbaring di rumah duka

Jambiline.com, Sarolangun– Setelah sebelumnya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di wilayah Kabupaten Sarolangun memakan korban, kali ini aktivitas PETI lubang jarum yang beroperasi di Desa Datuk Nan Duo, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun kembali merenggut nyawa dua warga desa setempat yang diketahui bernama Idar (30 tahun) dan Ruslan (51 tahun).

Kapolsek Batang Asai, Ebon A.Lingga.SE, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/01) kemarin, sekitar pukul 15.30 WIB. Kedua jasad korban telah berhasil dievakuasi oleh pihak kepolisian dibantu warga setempat dengan menempuh jalur air dengan jarak yang cukup jauh yakni kurang lebih 1 kilometer.

Saat ini pihak Polsek Batang Asai terus melakukan sosialiasi tentang bahayanya aktivitas PETI, sementara untuk para pelaku, Kapolsek Batang Asai, Ebon A.Lingga.SE menegaskan akan memberi sanksi hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita terus melakukan Sosialiasi ketengah tengah masyarakat tentang dampak bahaya aktivitas PETI,” ujarnya.

Sementara itu Camat Batang Asai, Arpan saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (13/01) mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas PETI, khususnya di wilayah Kecamatan Batang Asai.

“Selain menyebabkan kerusakan lingkungan aktivitas PETI merupakan kegiatan yang melanggar hukum dan berdampak kematian bagi para pelaku. Kita mengimbau kepada masyarakat khususnya kecamatan Batang Asai agar tidak lagi melakukan aktivitas PETI,” ujarnya. (Hend)

Komentar Akun Facebook