Jambiline.com, Jambi – Nasib malang tengah menimpa seorang kakek penjual pisang keliling yang kerab menjajakan jualannya di area sekitar Kota Baru, Kota Jambi.

Tepatnya di depan Gedung Olahraga (GOR) Kota Baru, sekira pukul 09.00 WIB Selasa (6/6) pagi, kakek ini dirampok oleh 3 orang pelaku menggunakan mobil Avanza cream dengan modus ingin membeli pisang.

Berdasarkan informasi yang didapat dari salah seorang saksi mata lewat akun Faceboknya menjelaskan, bahwa ketiga pelaku meminta korban masuk ke dalam mobil, dengan alasan malu jika harus keluar membeli pisang karena suasan bulan puasa.

Sesampainya di dalam mobil ketiga pelaku langsung menggerogoti kantong si kakek dan berhasil mengambil uang senilai 1,1 juta rupiah.

” Tadi bapak ini penjual pisang keliling, dan bapak ini baru saja kehilangan uang sekitar 1,1 jt di dalam sakunya…”

“Jadi kronologisnya.. sekitar jam 9 pagi saya lewat Kota Baru (depan Gor), melihat bapak ini teriak-teriak, “rampok” “rampok” di bantu dengan ibu petugas sapu jalan, mereka berteriak meminta bantuan.., sontak saya berhenti dan menanyakan, rupanya bapak ini habis di rampok dengan kronologi perampok tersebut meminta bapak(penjual pisang) masuk ke dalam mobil, dengan alasan mau membeli se sisir pisang. katanya malu membeli pisang di bulan puasa, jadi si bapak diminta masuk ke dalam mobil, dengan maksud transaksi di dalam mobil saja…. bapak yang semangat bahwa dagangannya laku, mengikuti permintaan nya… sesampai di dalam si bapak diberi 15rb(harga pisang yang di beli) namun saat mau turun dari mobil,  pintunya dikunci oleh pengendara trsebut dan di sana mereka mengerogoti kantong si bapak,” tulis TommyReza Chokolatoz dalam akun Facebooknya.

Tommy menambahkan,  bahwa berdasarkan penjelasan si kakek ada 3 orang di dalam mobil, dengan ciri-ciri mobil Avanza berwarna warna cream.

Selain itu dalam video yang diunggahnya, sang kakek juga menjelaskan bahwa uang 1,1 jt tersebut adalah uang untuk menyetor ke toko kursi yang telah dipesan untuk persiapan lebaran nanti.

Kejadian ini sontak menarik perhatian para pengguna jalan yang turut simpati dan sekaligus kesal dengan ulah pelaku.

” Untuk perampok, apa kalian berfikir…kalau bapak tersebut telah susah??

berapa lama dia mengumpulkan uang sebanyak itu hanya dengan jualan pisang?

apa kalian dak punya hati nurani di hulan puasa ini??,” ungkap TommyReza Chokolatoz di akhir tulisannya. (JL)

Komentar Akun Facebook