Jambiline.com, Jambi – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Batanghari dan Kemenag Batanghari telah menetapkan harga Zakat Fitrah yang akan dikeluarkan pada tahun ini, jumlah tersebut bervariasi berdasarkan tingkatkan ekonomi masyarakat.

Penetapan harga tersebut diantaranya yakni, tertinggi Rp 35 ribu per orang, menengah Rp 30 ribu per orang dan terendah Rp 25 ribu.

Namun jumlah kadar Zakat Fitrah tersebut masih sementara dan belum mendapatkan keputusan resmi dari Bupati Batanghari. Ini diakui Kepala Kantor Kemenag Batanghari, Herman S.Ag, kepada media, kemarin.

“ Berdasarkan kesepakatan kita kemarin, Zakat Fitrah untuk wilayah Batanghari yang tertinggi Rp 35 ribu, menegah Rp 30 ribu dan sedang Rp 25 ribu. Namun keputusan yang kita ambil itu resminya masih menunggu Bupati,” jelasnya.

Penetapan kadar Zakat Fitrah 1438 H/2017 tersebut berdasarkan hasil pemantauan harga beras rata-rata di pasar Batanghari yang bervariasi. “ Kadar zakat fitrah itu pastinya dua setengah kilogram (2,5 kg) beras per orang. Jadi jika diuangkan disesuaikan dengan tingkatan beras mana yang dimakan sehari-hari,” ujarnya.

Dirinya turut menghimbau agar dapat mengeluarkan Zakat Fitrah sedini mungkin, tanpa harus menunggu akhir Ramadhan, guna memudahkan Badan Amil Zakat (BAZ) atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk mengumpulkan dan membagi-kannya kepada yang berhak menerima Zakat Fitrah tersebut,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat Kabupaten Batanghari diharapkan tidak terlambat membayar zakat fitrah bagi yang melalui Badan Amil Zakat.

“ Bagi masyarakat yang zakat fitrah ke badan amil hendaknya sudah dimulai sejak pertengahan puasa, karena kalau sudah terkumpul, badan amil akan membagikan langsung kepada asnabnya, himbaunya. (RAS)

Komentar Akun Facebook