KPU Meminta Para Panelis dan Moderator Debat Kedua Pilpres untuk Menandatangani Pakta Integritas, Agar Tak Membocorkan Soal atau Pertanyaan Debat

Jambiline.com, Jakarta – Perkembangan persiapan Debat Kedua Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2019 semakin maksimal. Hasil pertemuan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, moderator serta televisi penyelenggara, Rabu (6/2/2019) siang, menyepakati sejumlah hal baru.

“Panelis dan moderator akan menandatangani pakta integritas untuk tidak membocorkan bahasan, atau proses pembahasan dan rumusan narasi pertanyaan ke pihak luar. Jadi ini akan dijaga betul karena panelis yang tahu, moderator juga harus tahu, karena dia yang akan menyampaikan pesan pertanyaanya,” ungkap Ketua KPU RI Arief Budiman usai menggelar pertemuan persiapan debat, di Kantornya Jalan Imam Bonjol Jakarta.

Sebelumnya Arief mengaku sengaja mengundang kedua moderator, Tommy Tjokro serta Anisha Dasuki untuk hadir pada rapat ketiga persiapan debat kedua untuk mendapat pemahaman yang sama, khususnya mengatur alur debat pada segmen keempat nanti.

Selain itu KPU juga berencana mempertemukan antara panelis dengan moderator untuk merumuskan narasi soal yang akan disampaikan pada debat. “Itu nanti Jumat (8/2) malam, atau Sabtu (9/2),” jelas Arief.

Pada kesempatan itu Arief juga menyampaikan bahwa usai pertemuan ini, KPU akan menggelar rapat dengan pihak keamanan (TNI/Polri, Paspampres) serta pihak hotel untuk menguatkan persiapan debat. Juga akan diundang TKN 01 dan BPN 02 untuk melihat langsung lokasi penyelenggaraan debat berikut tempat nonton bareng (nobar).

Wakil Ketua BPN 02, Priyo Budi Santoso mengapresiasi langkah KPU yang mengikat para panelis serta moderator untuk bekerja profesional dan berintegritas selama terlibat dalam proses debat kedua ini. Selain itu timnya menurut Priyo juga cukup senang dengan konsep debat kedua yang akan menggali lebih dalam kekuatan masing-masing calon dalam meyakinkan masyarakat.

“Yang menarik ada bentuk verbal semacam video yang akan dibuat oleh panelis. Ini menarik karena apa yang saya usul tarung bebas atau istilah debat bebas teman-teman bilang debat ekplorasi, ini jadi segmen baru di debat ini. Nanti ada kemungkinan bentuknya bukan pertanyaan tertulis tapi narasi video yang kita serahkan ke panelis kemudian hidup tidak debat tergantung dua moderator ini. Mereka kita uji apakah bisa hidupkan suasana debat,” terang Priyo.

Sementara itu Wakil Direktur Bidang Saksi TKN 01, Lukman Edy menyatakan calonnya siap menghadapi debat kedua yang akan diselenggarakan 17 Februari nanti. Meski dirinya masih menyimpan dua kekecewaan, pertama terkait waktu yang diberikan kepada calon saat debat dan kedua terkait tidak diakomodirnya panelis dari timur Indonesia.

“Kami menilai masih terlalu pendek waktunya tidak memberi kesempatan kepada paslon untuk eksplor jawabannya sehingga memberikan edukasi lebih kepada masyarakat dan kami sudah usulkan mengundang panelis dari Universitas Cendrawasih, Hasanudin atau Sam Ratulangi karena tema yang kita bahas debat kedua nanti adalah tema yang umumnya berkenan dengan timur Indonesia. Terlepas dari itu, kami tetap memberikan dukungan KPU agar debat berjalan dengan baik,” tutup Lukman.

Sebagai informasi debat kedua sendiri akan digelar di Hotel Sultan Jakarta. Berbeda dengan debat sebelumnya, kali ini hanya calon presiden (capres) saja yang akan beradu visi, misi dan programnya selama debat berlangsung.

Sumber: Hupmas kpu Ri

Komentar Akun Facebook