Kepala Imigrasi Klas I, TPI Jambi, Heru Santoso.

Jambiline.com, Jambi – Imigrasi Klas I, TPI Jambi melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal negara Korea, yang sempat menghebohkan Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, karena menyebarkan ajaran kerajaan Yehuwa.

Kepala Imigrasi Klas I, TPI Jambi, Heru Santoso mengatakan pihaknya telah mendatangi penjamin (sponsor) kedua WNA tersebut atas nama Sukardi Bong selaku Ketua Yayasan Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia (SSYI) Provinsi Jambi.

“Kedua orang asing tersebut adalah pelayan rohani pada yayasan tersebut yang sedang membagi-bagikan buku dan brosur tentang ajaran Saksi-Saksi Yehuwa di Desa Kasang Pudak pada hari Minggu 10 Februari 2019 lalu,” jelasnya, Selasa (12/2/2019).

Berdasarkan keterangan dari Sukardi Bong, kata Heru, kedatangan kedua WN Korea tersebut ke Desa Kasang Pudak atas ajakan jemaat bernama Rumpil Saragih.

“Kedua orang asing tersebut adalah pemegang dokumen keimigrasian (ITAS) yang disponsori oleh SSYI,” kata Heru.

Lanjutnya, ITAS tersebut dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat dan telah melakukan mutasi alamat tinggal ke Jambi pada 14 September 2018 lalu.

“Keberadaanya sah menurut peraturan keimigrasian, dan atas kegiatan mereka tersebut sudah kita koordinasikan dengan instansi terkait dalam Tim Pora (Pengawasan Orang Asing) yang akan ditindaklanjuti oleh instansi yang membidangi hal tersebut,” jelasnya.

Heru Santoso juga menambahkan, berdasarkan ITAS yang dimiliki dan keberadaan sponsornya domisilinya di Kota Jambi.

“Menurut Supardi Bong (Sponsornya,red), pada saat kejadian mereka menghindar dan masuk ke mobil untuk menghindar dari amukan massa,” jelasnya.

Sebelumnya, kepada warga setempat mereka ini membagikan buku dan brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa secara door to door. Mereka menyampaikan bahwa ajaran kerajaan Yehuwa adalah ajaran yang baik dan harus disebarkan kepada masyarakat, hingga masyarakat mengetahuinya dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Untuk diketahui, data orang asing tersebut, yaitu Seongheon Na (Lk), Tempat/Tanggal Lahir Korea Selatan, 36 tahun. Nomor Paspor M96812427. Kebangsaan Korea Selatan dengan Nomor KITAS 2C11JB0884-S berlaku hingga 31 Mei 2019.

Selanjutnya, Hyeonjeong Na (Pr), Tempat/Tanggal Lahir Korea Selatan, 37 tahun dengan nomor Paspor M78183885. Kebangsaan Korea Selatan dan Nomor KITAS 2C11JB0883-S berlaku hingga 31 Mei 2019. (Tri)

Komentar Akun Facebook