Jambiline.com, Jambi – Menyikapi pemberitaan dari salah satu Media, yang menyatakan bahwa Gunung Kerinci Erupsi pada sabtu (29/9) dini hari kemaren, dibantah oleh petugas Penjaga Pos Gunung Kerinci, Indra.

Dirinuaya mengaku binggung dengan adanya pemberitaan bahwa gunung Kerinci Erupsi, Menurutnya, gempa vulkanik dangkal sebagaimana penjelasan PVBMG bukan berarti terjadi erupsi. Embusan asap dan erupsi adalah dua hal yang berbeda.

“Kejadian kemaren bukan Erupsi, melainkan embusan asap belerang. Itu sesuai dengan karakter kerinci yg berkawah,” katanya, Minggu (30/9/18).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, status Waspada atau level II pada gunung Kerinci sudah berlangsung selama lima tahun belakangan ini. “Kondisi waspada sudah berlangsung lima tahun terakhir, dan selama itu pula berulang kali embusan asap keluar. Sesuatu yang bukan diluar kebiasaan,” jelasnya.

Dirinya juga berpesan kepada pawa awak media, jangan sampai menyebarkan berita yang salah. “Saya berpesan agar teman-teman media jangan sampai menyebarkan berita yang salah. Yang terjadi hari kemaren adalah embusan asap belerang bukan erupsi. Itu sebabnya pendaki dilarang naik hingga ke puncak karena dikhawatirkan asapnya meracuni,” pungkasnya. (Tri)

Komentar Akun Facebook