Jambiline.com, Jambi – Petugas gabungan dari Tim Satgas baby lobster (BL) Bareskrim Polri, Ditreskrimsus Polda Jambi dan Satreskrim Polresta Jambi serta Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Jambi berhasil mengagalkan penyelundupan Baby Loster, di Jalan Bintan, nomor 47, RT 29, Jelutung, Kota Jambi, pada Jumat (9/11/18) kemaren.

Dari pengerebekan tersebut petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 9 pelaku dengan modus rumah gudang penampungan benih lobster ilegal.

Kesembilan pelaku tersebut, memiliki peran yang berbeda, yakni IS sebagai pemilik rumah, YT, HR, IS, AGI, TMR bertugas packing baby lobster, BK sebagai sopir dan KD bertugas untuk pembukuan.

Ketua Tim Saat BL, Bareskrim Polri, Kombes Pol Parlindungan Silitonga mengatakan terbongkarnya kasus penyelundupan bobby lobster ilegal tersebut dari hasil penyelidikan yang cukup lama.

“Saat terjadi pengrebekan tersebut, para tersangka tidak dapat berkutik. Dan barang bukti yang rencananya akan dijual ke luar Jambi gagal diselundupkan,” ujarnya, Sabtu (10/11/18).

“Setelah kita hitung, jumlah baby lobster tersebut sebanyak 56.910 ekor, jenis mutiara sebanyak 4.960 ekor dan jenis pasir sebanyak 52.950 ekor. Bila ditotal kerugian negara mencapai Rp8 miliar lebih,” tambahnya.

Lanjutnya, para pelaku merupapak jaringan Nasional. “Permintaan akan benih baby lobster terus meningkat, terutama dari Batam, Malaysia dan Singapura,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman penjara selama 6 tahun. (Tri)

Komentar Akun Facebook