Jambiline.com, Jambi – Permasalahan atau Polemik terhadap angkutan batubara di Provinsi Jambi yang sangat meresahkan masyarakat dan tak kunjung selesai, membuat tokoh masyarakat serta mantan Bupati Tanjung Jabung Barat dua Priode Usman Ermulan angkat bicara.

Usman menyampaikan Polemik Batu Bara di Provinsi Jambi ini Haruslah diselesaikan, jika berlarut – larut akan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Batubara Jambi masih ada polemik di antaranya jalur pengirimanya hanya mengandalkan jalur darat, dampak yang ditimbulkan adalah ada sebagian jalur diblokir warga sekitar karena mengakibatkan jalan rusak, macet, serta debu disepanjang jalan serta masih banyak lagi pengaduan dari masyarakat Jambi,” kata Usman Ermulan, saat ditemui Jambiline.com beberapa waktu lalu.

Usman berpendapat batubara di Jambi jangan hanya mengandalkan jalur darat saja, melainkan mencari solusi lainya dengan melalui jalur angkutan sungai Batanghari sehingga Kedepanya batubara di Jambi ini dapat efesien.

“Kita contoh Kalimantan saja, mereka batubara sangat efesien bisa mengangkut berton-ton batu bara dengan melalui angkutan sungai, di Jambi kan juga sama harusnya sungai kita bisa juga seperti itu,” kata Usman.

Dirinya mengakui di sungai Batanghari ada beberapa titik yang dangkal, namun dirinya menilai masalah tersebut bisa diatasi dengan cara pengerukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum, yakni Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

Usman menilai Kinerja BWSS kurang maksimal, harusnya sungai Batanghari harus ada pengerukan agar tidak terjadi pendangkalan lagi. “jika tidak dangkal maka kapal pengangkut batu baru melalui sungai bisa terealisasi. Jumlah angkutan bisa 5 ton berkali kali lipat dari jalur darat,” Pungkas Usman. (Tri)

Komentar Akun Facebook