Jambiline.com, Sarolangun – Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), proyek pengentasan kemiskinan berbasis zakat di Desa di Provinsi Jambi bersama Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) United Nations Development Programme (UNDP) di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Jumat (6/4) kemaren.

Wakil Gubernur, Fachrori Umar mengungkapkan untuk Pemprov Jambi sendiri, rasio Desa beraliran listrik sudah mencapai 93,98%, masih ada sekitar 94 Desa yang belum teraliri listrik.

“Oleh karena itu, dalam beberapa Tahun kedepan Pemerintah melalui PLN akan terus melaksanakan pembangunan jaringan Listrik, hingga diharapkan Di Tahun 2020 seluruh Desa di Jambi dapat menikmati Listrik,” kata Wagub, Sabtu (7/4).

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sarolangun Cek Hendra menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu pembangunan berupa listrik, diakuinya di seluruh Kabupaten Sarolangun baru mencapai 72% baru listrik yang masuk.

”PLTMH mampu mencapai tegangan  listrik 60.000 wat dan dapat mengaliri listrik sekitar 400 rumah,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya PLTMH di Kabupaten Sarolangun supaya dapat menjaga dan merawatnya, dan juga dapat dikembangkan di desa-desa lainya di Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Sarolangun.

Selain membangun Baru Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTHM) terletak di Desa Lubuk Bangkar, kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun. Baznas juga akan melakukan revitalisasi 3 PLTHM yakni Didesa Ngaol, Air Liki dan Air Liki Baru, kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.

Zainulbahar Noor selaku Wakil Ketua BAZNAS, menceritakan, perlu waktu sembilan jam menuju lokasi di desa terpencil yang lama merindukan listrik itu dari Kota Jambi.

“Jalur perbukitan, hutan serta perkebunan sawit dan karet ini, hanya bisa dilalui kendaraan bergardan ganda, karena sebagian jalan masih berupa tanah, aspal dan beton berlubang yang dimakan abrasi dan kerap terancam longsor saat musim hujan” Jelasnya.

Pada saat bersamaan, BAZNAS juga meluncurkan pilot project agen laku pandai untuk pembayaran zakat melalui Bank Jambi.

“Akses listrik sangat penting untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan pembangunan. Ketika listrik dapat dinikmati masyarakat di berbagai tempat dan memberi perbaikan ekonomi, pendidikan dan kesehatan, masih ada saudara-saudara kita yang belum memperoleh akses listrik, salah satunya di Provinsi Jambi. Karena itulah, BAZNAS berkomitmen membangun PLTMH sebagai bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan di negeri ini,” Ujar Zainulbahar

Dalam acara peletakan batu pertama tersebut turut hadir Wakil Direktur UNDP Indonesia, Francine Pickup, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wawan Supriatna, Wakil Gubernur Jambi Dr. Fachrori Umar, Bupati Sarolangun Cek Endra, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi, Pemkab Sarolangun dan direksi Bank Jambi.

(Tri)

Komentar Akun Facebook