Jambiline.com, Sarolangun – Jajaran kepolisian Polres Sarolangun berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap korban bernama Surman (58) seorang petani karet asal kecamatan Pelawan, yang tewas ditangan pelaku di kebun milik Amirudin Bin Surman (Alm) Jalan PT. IGUN Kecamatan Pelawan pada 07 April 2020 yang lalu. Pelaku yang ditangkap bernama Dedi Irwansyah Bin Junaidi (21) seorang warga Desa Maur Baru, Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.

Penangkapan pelaku ini dipimpin langsung Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, pada Sabtu (09/05) kemarin sekitar pukul 02.00 WIB, bersama tim Gabungan Sat Reskrim Sarolangun bersama Unit Reskrim Polsek Singkut.

“Sesuai LP nomor : LP/ B- 60/IV/2020/SPKT/RES SRL, tanggal 07 April 2020, pada hari Sabtu tanggal 09 Mei 2020 sekira Pukul 00.20 Wib Tim gabungan Sat Reskrim Polres Sarolangun bersama Unit Reskrim Polsek Singkut mendapat informasi keberadaan pelaku, kemudian tim menuju pondok di dalam kebun karet tempat persembunyian pelaku, hingga kemudian berhasil kita amankan, dan kemudian pelaku dibawa ke Mapolres Sarolangun guna proses lebih lanjut, “kata Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, Senin (11/5/2020).

Kapolres juga menjelaskan bahwa selain pelaku yang berhasil diamankan, masih ada tersangka lainnya yang saat ini sedang dalam pengejaran tim reskrim Polres Sarolangun atas nama Rian.

Para tersangka ini melakukan tindak pidana pembunuhan ini dengan modus mendatangi korban dan mengajak ngobrol. Lalu pada saat korban lengah tersangka langsung memukuli kepala korban dengan benda tumpul dan menusuk korban dengan senjata tajam. Kemudian mengikat korban dan mengambil barang berharga korban dalam hal ini sepeda motor korban.

Barang bukti yang diambil tersangka diantaranya 1 unit Honda revo dan dompet, dan berdasarkan Interogasi terhadap tersangka mengakui telah melakukan 3 kali tindak pidana curas di wilayah hukum polres sarolangun yaitu: 1. LP nomor: LP/ B-49/ III/ 2020/ SPKT/RES SRL, tanggal 18 Maret 2020. 2. LP nomor: LP/ B-14/ V/ 2020/ RES SRL/ SEK SKT, tanggal 05 Mei 2020.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan perkara pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan mati atau pembunuhan sebagaimana yang dirumuskan dalam Pasal 339 KUHP Atau Pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” tandasnya. (Hnd)

Komentar Akun Facebook