Jambiline.com, Jambi – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, bekerjasama dengan Polresta Jambi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang remaja di sebuah kamar kos beberapa waktu lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat 5 September 2019 lalu, berlokasi di salah satu kamar kos di Kecamatan Danau Sipin.

“Kami dari Direktorat Krimum Polda Jambi dan juga Polresta Jambi hari ini kita melakukan pengungkapan terhadap pelaku pembunuhan, yang mana pembunuhan itu terjadi tanggal 5 September atau hari Jumat tepatnya di salah satu rumah kos,” ujarnya, Selasa (10/9/19) .

Lanjutnya, Tersangka tidak lain adalah teman dekat dari korban, yang terbilang sudah cukup akrab. Namun akibat timbul rasa ingin menguasai barang milik Korban, tersangkapun melakukan hal yang nekad yakni membunuh Korban.

“Mereka sudah akrab, kemudian timbul niat untuk menguasai barang-barang milik dari si Korban. Dari kesehariannya yang pada akhirnya menimbulkan keinginan mereka untuk mengambil barang-barang berupa laptop, handphone dan juga uang,” kata Edi.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya temuan barang bukti yang telah didapatkan dari hasil penyelidikan.

“Penyelidikan kami mulai dari pelaku melakukan kegiatan-kegiatan itu, hingga pada saat malam ini Direktorat Krimum membekuk dari pada Polresta Jambi melakukan pengungkapan itu dan akhirnya kita mendapatkan dua orang pelaku yang berinisial R dan S,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol, M Fajar Gemilang, membenarkan bahwa aksi ini terungkap usai pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi yang akhirnya mengarah kepada tersangka.

“Olah TKP dan beberapa saksi yang kami kumpulkan ini mengerah kepada kedua pelaku dan kami membagi tim, kemudian mengumpulkan alat bukti sehingga bisa dilakukan penangkapan. Di simpang Paal Merah, Bohok (ditangkap, red),” ungkapnya.

Dia membeberkan bahwa aksi pembunuhan keji itu dilakukan pelaku pada saat korban pulang kerja.

“Saat itu pelaku pulang kerja bersama dengan korban kemudian pelaku melakukan hal tersebut,” pungkasnya. (Tri)

Komentar Akun Facebook