Jambiline.com, Kalsel – Bagi korban yang berhasil selamat atas bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah tentunya juga menyisakan duka dan trauma yang begitu mendalam. Untuk membantu memulihkan kondisi psikologi korban bencana tersebut, Polda Kalimantan Selatan telah mengirimkan Tim Trauma Healing.

Tim Trauma Healing tersebut beranggotakan 21 personil, dan direncanakan Tim tersebut akan berada di lokasi bencana hingga satu minggu kedepan untuk menjalankan misi kemanusian membantu masyarakat terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10/2018).

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani, mengatakan mereka akan menjalankan misi kemanusian membantu warga masyarakat pasca terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami. Tim taruma healing dipimpin oleh Kabag Psikologi Biro SDM AKBP Novian Susilo.

Lebih lanjut Kapolda mengatakan dampak gempa bumi dan tsunami ini memberikan efek syok pada masyarakat yang selamat atas bencana tersebut.

“Gempa bumi dan tsunami sangat dahsyat akibatnya menelan banyak korban, ini pastinya membuat syok masyarakat yang selamat,” kata Irjen Pol Yazid Fanani.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Polda Kalsel akan membantu mengurangi beban psikis pasca bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kabupaten Sigi, Donggala, Palu, Sulawesi Tengah, dengan beberapa metode, misalnya dengan mengajak ngobrol korban, menghibur, mendengarkan dan lain sebagainya disesuaikan dengan tingkat trauma seseorang.

“Mudah-mudahan keberadaan Tim Trauma Healing Polda Kalsel ini bisa membantu menghilangkan efek psikologis pasca bencana,” harap Kapolda. (Tri)

Komentar Akun Facebook