Sidang Kasus Suap Uang Ketok Palu RAPBD Jambi 2017-2018.

Jambiline.com, Jambi – Delapan saksi kasus suap ketuk palu RAPBD Jambi 2017-2018 hari ini hadir di persidangan Pengadilan Tipikor Jambi untuk tiga terdakwa, yakni Supardi Nurzain, Gusrizal dan Elhelwi. Salah satu saksi yakni Rudi Lidra mengaku bahwa Dody Irawan meminta uang untuk operasional.

Rudi mengatakan, Dody Irawan yang saat itu menjabat sebagai Kadis PUPR Provinsi Jambi meminta kepadanya uang operasional sebesar Rp 500 juta.

“Saya berikan di Jalan Budi Graha sama sopirnya pak Dody,”katanya.

Ia mengaku terpaksa memberikan uang tersebut untuk menyelamatkan para karyawannya. “Saya punya 500 karyawan jadi saya terpaksa lakukan itu,”ujarnya

Setelah memberikan uang Rp 500 juta tersebut dua bulan kemudian Dody mengundurkan diri dari kadis.

Seketika itu pun hakim langsung menanyakan kembali kepada Rudi,

“Uangnya diminta lagi gak, kata Hakim, jawab Rudi tidak,” jawabnya singkat.

Rudi juga mengaku pernah mendapatkan proyek senilai Rp 29 miliar. “Saya kerjakan sampai selesai,”tandasnya (JL)

Komentar Akun Facebook