Jambiline.com, Jambi – Selama tahun 2016, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jambi telah membayar santunan korban kecelakan dalam di Provinsi Jambi sebesar Rp17,8 miliar.

Kanit Operasional Jasa Raharja Cabang Jambi Danny Firnando, saat di konfirmasi sekitar pukul 15.00 wib, Selasa ( 7/2/2017 ) Mengatakan jumlah santunan pada tahun 2016 meningkat atau naik sebesar Rp3,1 miliar dibandingkan pada tahun 2015 yang hanya Rp14,7 miliar.

Danny menjelaskan, besaran santunan tersebut diberikan kepada korban kecelakaan seperti, kecelakaan korban meninggal dunia Rp10,5 miliar, kecelakaan Luka-luka sebesar Rp7,1 miliar, kecelakaan cacat tetap sebesar Rp230 juta, dan biaya penguburan sebesar Rp28 juta.

” Dibandingkan tahun 2015 lalu, korban luka-luka mengalami kenaikan sebesar Rp3 miliar, atau naik sekitar 72,9 persen,” ucap nya

Besarnya santunan yang diberikan kepada korban, Rp25 juta untuk korban yang meninggal dunia, Rp20 juta catat tetap, dan untuk korban luka-luka maksimal Rp10 juta, dan santunan biaya penguburan Rp2 juta.

Namun awal tahun 2017, untuk kecelakaan korban meninggal dunia naik sebesar 25 persen atau naik Rp225 juta, dari Rp900 juta menjadi Rp1,1 miliar.

“Di tahun 2017 kecelakaan lalu lintas terbanyak di Muaro Jambi, tapi untuk biaya perawatan mulai stabil,” jelas Danny.

Jasa Raharja Cabang Jambi juga melakukan MOU di 19 Rumah Sakit di provinsi Jambi.

” sejak tahun 2016 ini kita sudah MOU 19 Rumah Sakit yang ada di Provinsi Jambi,” tambahnya

Pihak Jasa Raharja juga telah bersosialisasi kesejumlah Rumah Sakit untuk memberikan informasi dan tujuan Jasa Raharja

” petugas kita ada mobil servis dan kita pro aktif mengunjungi rumah sakit untuk sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan informasi, setiap korban yang mengalami kecelakaan untuk ke Jasa Raharja sebagai penyambung pertama,” pungkasnya. (PNJ)

Komentar Akun Facebook