Jambiline.com, Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M.Dianto, mengatakan, rapat koordinasi teknis perencanaan pembangunan (rakortekrenbang) memiliki makna strategis sebagai persiapan untuk pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jambi Tahun 2018. Ini berarti rakortekrenbang memperkuat perencanaan pembangunan.

 

Hal tersebut dikemukakan Sekda saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Daerah Provinsi Jambi Tahun 2018, bertempat di Aula Mayang Mangurai Badan Perencanaan Pembangunan Daearah (Bappeda) Provinsi Jambi, Senin (12/3).

 

“Acara ini merupakan rangkaian dalam penyusunan rencana kerja Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2019 dan akan menjadi titik tolak kita untuk meletakkan kebijakan-kebijakan pembangunan secara komprehensif satu tahun kedepan. Saya berharap perencanaan pembangunan kedepan bisa lebih baik lagi, sinergitas pada tataran perencanaan harus mampu kita implementasikan lebih baik dalam bentuk program dan kegiatan,” ujar Sekda, Senin (12/3).

 

Lanjut, pada rakortekrenbang tingkat pusat yang berlangsung dari tanggal 27 Februari s/d 03 Maret 2018 di Yogyakarta, telah dinyatakan bahwa rakortekrenbang tahun ini merupakan pencapaian target akhir nawacita, sehingga harus sebanyak mungkin program dalam RPJMN Tahun 2015-2019 diselesaikan.

Selaras dengan rakortekrenbang tingkat pusat, Provinsi Jambi pada rancangan awal rencana kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019 telah merumuskan 6 (enam) prioritas daerah yang telah disinkronkan dengan rancangan prioritas nasional.

Sekda menjelaskan, keenam prioritas daerah tersebut adalah: pertama Penguatan konektivitas antar wilayah melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas, kedua Peningkatan mutu SDM melalui penyediaan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata, ketiga Peningkatan nilai tambah ekonomi berbasis pertanian dan ekonomi kreatif, keempat Penguatan ketahanan pangan, kelima pengelolaan energi dan SDA yang berkualitas serta berwawasan lingkungan, dan terakhir Peningkatan mutu pelayanan publik melalui perbaikan tata kelola Pemerintahan.

Perumusan prioritas daerah tersebut dilakukan untuk mencapai target pembangunan Provinsi Jambi tahun 2019, antara lain: pertumbuhan ekonomi berkisar 5,0 – 5,5 persen, tingkat kemiskinan 7,7 persen, gini rasio sebesar 0,30 dan Indeks Pembangungnan Manusia sebesar 70,9. Kebijakan money follows program harus digunakan supaya perencanaan lebih holistik, tematik, terintegrasi dan spasial, sehingga target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

 

“Pada rakortekrenbang ini juga akan membahas usulan Kabupaten/Kota yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi yang lokusnya berada di Kabupaten/Kota. Saya mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, agar lebih jeli dalam menyampaikan usulan program dan kegiatan, serta mengacu pada kewenangan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah daerah, sehingga tidak ada kegiatan yang tumpang tindih,” Pungkas Sekda. *

 

Komentar Akun Facebook