Jambiline.co, Batanghari – Sejak Januari hingga Maret 2017 ini setidaknya pihak Dukcapil Kabupaten Batanghari sudah menerbitkan sekitar 4000 lembar surat keterangan pengganti E-KTP. Jumlah tersebut juga merupakan jumlah masyarakat yang melakukan perekaman E-KTP baik disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari.

Kepala Dukcapil Batanghari, Ade Febriandi mengatakan, stok Blanko E-KTP saat ini tersisa sekitar 250 Blanko. Hal ini karena dipengaruhi oleh permasalahan di Pusat. Sehingga pendistribusian Blanko E-KTP ke tiap daerah menjadi terhambat.

“Infonya tinggal didistribusikan, seharusnya Februari kemarin sudah didistribusikan. Ini menunggu pmenang tender, paling lama Agustus sepertinya baru didistribusikan,” terang Ade.

Sementara itu, kebutuhan Blanko E-KTP di wilayah Kabupaten Batanghari seperti yang disebutkan Ade, membutuhkan sekitar 10.000 blanko E-KTP.

“Tapi permaslahannya ini yang siap cetak berapa. Missal butuh 7800 tapi dikasih 6000, nah yang 6000 tadi pasti nanti akan ada problemnya seperti Human eror atau kekeliriuan pengetikan atau yang lainnya,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Batanghari telah siap 80% dalam hal wajib memiliki E-KTP. Saat ini pun pihaknya tengah focus dalam hal pemukhtahiran data, dari 120 desa yang ada diwilayah Kabupaten Batanghari, tahun ini menargetkan pemukhtahiran data terhadap 40 desa yang ada.

“Tahun 2018 60 desa, 2019 24 desa, ini dilakukan upaya dalam hal penyelenggaraan pilpres maupun pileg yang,  akan dating. Sehingga semuanya nanti dapat memilih,” tegasnya.(RAS)

Komentar Akun Facebook