Jambiline.com, Jambi – Rajuna Rudiansyah (33), warga jalan Untung Suropati, RT 48, Kelurahan Jelutung Kecamatan Jelutung, Kota Jambi diamankan unit Reskrim Polsek Jelutung setelah kedapatan melakukan aksi pencurian Mesin pompa air di salah satu rumah asrama TNI Kodim 0415/BTH.

Kapolsek Jelutung, Iptu Dian Pornomo melalui Kanit Reskrim Polsek Jelutung Ipda Fajar menjelaskan, melakukan aksi pencurian mesin pompa air di Asrama TNI Kodim pada hari Kamis (7/5) kemarin sekitar pukul 23.00 wib.

“Jadi awalnya kejadian ini terjadi saat anggota piket Kodim sedang melakukan patroli di rumah sekitaran asrama dan melihat pelaku pada saat itu sedang mematahkan pipa mesin pompa air yang berada di asrama Kodim melihat kejadian tersebut petugas piket langsung menanyakan kepada pelaku keperluan pelaku berada disana” Ujar Kanit Reskrim Polsek Jelutung Ipda Fajar. Selasa (12/5).

Lanjut Ipda Fajar pelaku tersebut saat di tanya oleh anggota piket Kodim mengelak bahwa dirinya tidak melakukan penencurian dengan alasan dirinya berada di sana untuk mencari bambu namun anggota piket tidak langsung percaya dan pelaku di bawa ke pos jaga.

“Setelah di pos jaga saat diinterogasi oleh petuagas piket pelaku tersebut baru mengakui bahwa dirinya hendak mencuri mesin Pompa air yang berada di Asrama kodim” Jelasnya.

Selanjutnya anggota piket Kodim langsung melaporkan ke Unit Reskrim Polsek Jelutung sehingga pelaku langsung diamankan ke Polsek Jelutung.

Ipda Fajar juga mengatakan bahwa pelaku tersebut baru pertama kali melakukan aksi pencurian dan pelaku bukan residivis.

“Pelaku ini baru pertama kali melakukan aksi pencurian, dirinya beraksi sendiri” Tambahnya.

Sementara itu dari pengakuan pelaku Rajuna dirinya nekat hendak melakukan aksi pencurian Mesin Pompa air di Asrama Kodim tersebut karena dirinya lagi butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya kerja sebagai tukang bangunan bang, karena Saya lagi butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari mangkanya Saya nekat mencuri bang” Tutupnya.

Atas perbuatanya pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Rie)

Komentar Akun Facebook