Jambiline.com, Jambi – Setelah delapan bulan menghilang, Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali berhasil membekuk seorang Oknum Kontraktor dimana oknum tersebut menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kasus pencabulan anak.

Menurut Asisten Intel Kejati, Dedie Trihariyadi, oknum tersebut merupakan Terdakwa kasus pencabulan anak, Heriyanto alias Atek bin Ayu, kemudian usai dilakukan penangkapan oleh tim Kejati Jambi langsung dilakukan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sabak, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Sabtu (1/9/2018).

“Sejak kita tangkap, kita lakukan pemeriksaan dulu di Kejati Jambi sebelum dilakukan eksekusi,” terangnya.

Didie menerangkan, dalam Kasasi No 1943 /K/Pidsus/2017 tanggal 16 November 2017 Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai dengan Pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Dia ditetapkan DPO sejak 16 November 2017 lalu setelah keluar putusan kasasi dari mahkamah agung. Jadi sudah menjadi buronan selama delapan bulan dan melarikan diri di kawasan Kota Jambi,” kata Dedie.

Lanjut Didie, terdakwa merupakan DPO Kejari Tanjabtim yang telah dijatuhi vonis. Namun saat itu, jaksa melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan selanjutnya divonis bersalah selama 8 tahun penjara dan denda Rp100.000.000,- subsider 4 bulan.

“Awalnya ditahan di rutan terus penahanannyo habis, lalu lepas demi hukum sebelum putusan kasasinya keluar,” jelasnya.

Dari informasi yang diperoleh, tersangka tersebut diamanakan tim gabungan Kejati Jambi, merupakan seorang kontraktor alat berat.

DPO bernama Heriyanto alias Atek bin Ayu, warga Lorong Koni 1, RT 2, Kelurahan Talangjauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi diamankan pada Jumat kemarin di kawasan Koni 1 tidak jauh dari kediamannya. (Tri)

Komentar Akun Facebook