Tingginya Kucuran Dana Untuk Desa, Tiga Desa Di Batanghari Ajukan Pemekaran

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Batanghari M. Fadhil Arief , Saat Diwawancari Sejumlah Wartwan Di Ruang Kerjanya, Rabu (05/04/2017)

Jambiline.com,Batanghari – Tingginya kucuran dana bagi desa yakni mencapai Rp 500 juta hingga RP 1 Milyar per desa dalam setiap tahun sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa, hal ini mendorong masyarakat berlomba-lomba ingin memekarkan desa dan kecamatan.

Hanya saja syarat pemekaran desa dan kecamatan semakin diperketat oleh pemerintah pusat mulai tahun 2017 ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Batanghari M. Fadhil Arief mengatakan, pemekaran desa dan kecamatan syaratnya sudah semakin berat, dan tidak mudah untuk di realisasikan.

Hal ini dikarenakan  pemerintah pusat melalui peraturan pemerintah yang terbaru memperkecil ruang gerak untuk pemekaran desa, Kecamatan, bahkan Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Untuk pemekaran desa minimal sesuai dengan Permendagri nomor 2 tahun 2017 tentang penataan desa, dengan jumlah penduduk lebih 4000 jiwa atau Kartu Keluarga (KK) 800,” ujarnya saat dijumpai Jambiline.com di ruang kerjanya, selasa (4/4).

Untuk diketahui, Kabupaten Batanghari saat ini memiliki jumlah desa sebanyak 110 desa, data yang tercatat di Kantor DPMD Batanghari, setidaknya terdapat 3 (tiga) desa yang sudah mengajukan pemekaran yakni, Desa penerokan, Desa Bungku, dan Desa Jangga.

“Saat ini baru tiga desa tersebut yang mengajukan pemekaran. Tapi tidak langsung bisa dilakukan pemekaran, ada banyak syarat seperti harus menyelesaikan tapal batas desa mereka,” terang Fadhil.

“Ada satu lagi informasinya di wilayah Tembesi, ada jumlah warga yang padat dan akan buat desa baru,” tungkasnya.(RAS)

Komentar Akun Facebook

Berita Terkait