Sekretaris Lembaga Kerapatan Adat Depati Nan Bertujuh Kota Sungai Penuh, Efdal Taufik.

Jambiline.com, Sungai Penuh – Guna mengantisipasi penyebaran covid-19, enam masjid di wilayah Depati Nan Bertujuh Kota Sungai Penuh dipastikan tidak melaksanakan Sholat Ied 1441 hijriah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Lembaga Kerapatan Adat Depati Nan Bertujuh Kota Sungai Penuh, Efdal Taufik, dikatakannya dengan memperhatikan fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) tentang Penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah covid-19, maklumat Kepala Kepolisian Negara RI, Surat Menteri Agama tentang panduan ibadah ramadhan dan Idul fitri 1441 H pada situasi saat ini, himbauan bersama Forkopinda, himbauan bersama Walikota, Kemenag dan MUI, serta fatwa MUI tentang panduan Kaifiat Takbir dan sholat Idul fitri.

“dengan menanggapi fatwa MUI serta Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, maka bersama ketua pengurus 6 masjid, camat, ketua lembaga adat, lurah dalam wilayah Depati Nan Bertujuh, bermusyawarah untuk mencari kesepakatan dengan kondisi Kota Sungai Penuh Tanggap darurat covid-19, memutuskan pelaksanaan sholat idul fitri baik dilapangan merdeka dan masjid wilayah depati nan bertujuh di tiadakan, namun untuk tetap dilaksanakan di rumah masing-masing,” kata Efdal Taufik, Jumat (22/5/2020).

Ia menambahkan, jika ada salah satu Masjid yang melaksanakan sholat idul fitri, pihaknya menegaskan hal itu di luar tanggung jawab dari Lembaga Kerapatan Adat Depati Nan Bertujuh.

“namun jika ada salah satu Masjid yang melaksanakan sholat idul fitri, pihaknya menegaskan hal itu di luar tanggung jawab dari Lembaga Kerapatan Adat Depati Nan Bertujuh,” tambahnya.

Sementara itu, untuk semaraknya Idul fitri 1441 Hini,  gema takbir tetap di laksanakan di Masjid-masjid, Mushola dengan menggunakan CD,  kaset atau sejenisnya.

“gema takbir tetap dilaksanakan dengan menggunakan CD, Kaset atau sejenisnya,” tutupnya. (Wnd)

Komentar Akun Facebook