Jambiline.com – Tim gabungan dari Subdit Ekonomi Intelkam Polda Jambi, Polres Sarolangun, TNI, Pemerintah Kabupaten Sarolangun, dibantu masyarakat setempat berhasil mengeluarkan 13 alat berat jenis Ekskavator Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Ekskavator ditemukan di tempat berada di sepanjang aliran Sungai Batang Limun dan kawasan hutan lindung Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.

“Ada 13 unit alat berat yang sudah dikeluarkan. Satu lagi masih di dalam (kawasan PETI, red) karena dalam keadaan rusak, namun sudah mau dikeluarkan juga,” kata Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto Senin, (25/01).

Ia menambahkan, razia terhadap belasan alat berat itu, merupakan salah satu bukti komitmen pihak kepolisian terkait pengaduan tokoh masyarakat Kecamatan Limun tentang aktivitas PETI, beberapa waktu yang lalu. Ia juga menyebutkan, upaya pengeluaran alat berat PETI dari lokasi berjalan dengan aman dan kondusif.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para pemilik alat berat yang telah bersedia mengeluarkan alatnya dari lokasi PETI di Sungai Batang Limun dan Desa Lubuk Bedorong dengan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Saat ini pihak Kepolisian terus melakukan upaya persuasif melalui sosialisasi hingga ke desa-desa sebagai bentuk pencegahan dini dari aktivitas PETI.

Mulia Prianto menegaskan, penanganan aktivitas PETI tidak hanya soal penegakan hukum, namun ada hal lain yang harus dipertimbangkan, salah satunya ada puluhan hingga ratusan orang yang menggantungkan hidupnya pada kegiatan tersebut.

“Kami dari kepolisian datang ke desa-desa melakukan pembinaan dan penyuluhan hukum guna menjaga situasi Kantibmas di daerah,” tandasnya.

Komentar Akun Facebook