Aliansi Lintas OKP Sarolangun Kecewa, DPRD Tak Hadiri Audensi Terkait PETI
ads

Jambiline.com, Sarolangun – Aliansi lintas OKP yang terdiri dari (HMI, PMII, IMM, Himali, Karang Taruna) kembali melangsungkan pertemuan dengan pihak Forkompinda Sarolangun, untuk kembali membicarakan persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan alat berat excavator yang saat ini masih beroperasi di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

Namun audensi yang digelar di aula kantor Kesbangpol itu, tak berjalan sesuai dengan harapan para aktivis muda tersebut. Pasalnya, tak satupun anggota DPRD Kabupaten Sarolangun yang hadir dalam pembahasan yang menurut mahasiswa sangat membutuhkan sumbangsi pemikiran dari pada wakil rakyat tersebut.

“Audensi kedua ini merupakan tindak lanjut dari audensi yang pertama yang lalu, namun sayang audensi yang kedua ini sangat mengecewakan, karena tak satupun anggota DPRD Sarolangun yang hadir pada kesempatan ini,” kata Phadil Kusairi selaku Kordinator Lapangan aliansi lintas OKP, Kamis, (08/05/2021).

Menurut Phadil, anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang seharusnya peka dengan keresahan yang dirasakan masyarakat terkait dampak aktivitas PETI yang saat ini masih merajalela.

“Ini sama saja DPRD tidak serius, dengan persoalan PETI ini, seharusnya mereka (DPRD-red) itu yang lebih serius untuk memperjuangkan konflik yang terjadi ini, kalaupun Ketua DPRD berhalangan, minimal ketua komisi atau perwakilan dari Dewan yang hadir,” jelasnya.

“Jangan buka celah masyarakat atau kami mahasiswa untuk menilai atau menduga-duga DPRD ini melindungi dalam hal (PETI-red) ini,” tegasnya lagi.

Sementara itu Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri menyebutkan bahwa, pertemuan ini diadakan secara mendadak sehingga ada beberapa instansi terkait tidak bisa hadir dalam audensi kedua tersebut.

“Ketidakhadiran ini bukan tidak beralasan, makanya kemarin saya sampaikan kepada Korlap aksi, kalau pertemuan ini dipaksaan maka inilah hasilnya, tapi walaupun demikian pertemuan kali ini, sudah menjadi rancangan awal untuk pertemuan berikutnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, audensi kedua tersebut dihadiri pihak TNI, Polri, Kejaksaan, Dinas LH, dan perwakilan dari aliansi lintas OKP. (*)

Komentar Akun Facebook