ads

Jambiline.com, Jambi – Provinsi Jambi saat ini memasuki musim kemarau, intensitas lahan kebakar di Provinsi Jambi mengalami peningkatan signifikan. Dari data BPBD Provinsi Jambi selama tujuh bulan terakhir sebanyak 133,494 hektar lahan terbakar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Korem 042/garuda putih saat ini tengah melakukan koordinasi untuk hujan buatan di Jambi.

Danrem 042/Garuda putih Brigjen TNI M. Zulkifli mengatakan saat ini pihaknya bersama jajaran kepolisian dan badan penanggulangan bencana daerah Jambi, terus berjibaku dalam mengantisipasi terjadinya karhutla di provinsi Jambi.

Dan saat ini tengah melakukan koordinasi ke instasni terkait, dalam melakukan hujan buatan di Jambi.

“Antisipasi ini dilakukan bila kondisi curah hujan di provinsi Jambi mengalami penurunan signifikan,” katanya, kamis (5/8/2021).

Danrem menambahkan tingginya intesitas kabakaran hutan dan lahan dalam beberapa hari terakhir, disebabkan mayoritas dari ulah oknum masyarakat, yang nekat memperluas lahan dengan cara membakar.

Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas gabungan akan melakukan patroli dan himbau kepala masyarakat terhadap bahaya karhutla.

Untuk diketahui, tercatat tujuh bulan terakhir sebanyak 133,494 hektar di beberapa wilayah di provinsi Jambi habis terbakar. Seperti kabupaten batanghari yang terbakar 10,17 hektar, Kabupaten Bungo sebanyak 6, 00 hektar, Kabupaten Merangin sebanyak 12 hektar, Kabupaten Muaro Jambi seluas 29,7 hektar.

Kemudian, Kabupaten Sarolangun seluas 1,5 hektar, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 22,19 hektar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur 26,184 hektar, Kabupaten tebo sebanyak 24,75 hektar, kota jambi sebanyak 0,5 hektar dan terakhir Kabupaten kerinci sebanyak 0,5 hektar. (*)

Komentar Akun Facebook