Apel untuk Kesiapan Pelatihan di Air.
ads

Jambiline.com, Jambi – Awal 2020, Basarnas Jambi menangani sebanyak delapan kasus atau musibah yang membahayakan nyawa manusia.

Berdasarkan data, yang berhasil dihimpun Jambiline.com, Januari 2020, terdapat delapan operasi yang telah dijalani unit SAR Jambi, diantaranya. Pertama, Satu kasus orang hilang atas nama Al Mughoni di Danau Kaco, dimana korban hingga saat ini masih belum ditemukan.

Kedua, satu orang tengelam atas nama Zulfan di sungai Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), dan ditemukan dengan keadaan meninggal dunia. Ketiga, satu orang tenggelam atas nama Abdullah Sani di sungai Batang Tebo, Kabupeten Bungo, Korban juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Keempat, satu orang tenggelam atas nama Abu Bakar di sungai Pengabuan Teluk Nilau, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kelima, satu orang tenggelam di sungai Batang Asai Kelurahan Dusun Bangko, Kabupaten Merangin atas nama Pendi Ahmad ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Keenam, satu orang tenggelam di sungai Dusun Bangko Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin atas nama Doni ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ketujuh, satu orang tenggelam di sungai Batang Tebo Dusun Paku Aji Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo atas nama Faisal yang juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Dan terakhir, satu orang terjatuh dari kapal (Man Over Board) di sungai Lokan Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) atas nama Haris yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Atas banyaknya kejadian membahayakan nyawa manusia yang terjadi di air tersebut menimbulkan inisiatif kantor SAR Jambi melakukan pelatihan di air terhadap 100 orang, dimana pesertanya berasal dari Instansi Pemerintahan, Swasta bahkan perorangan. (Tri)

Komentar Akun Facebook