ilustrasi (dok.net)
ads

Jambiline.com, “Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga”

Peribahasa ini sering sekali kita dengarkan dan dijadikan pelajaran di dalam kehidupan, karena begitulah rata-rata sifat dari manusia, terlebih di zaman sekarang ada saja yang tidak menyukai hidupmu sekalipun kamu melakukan yang terbaik.

Ya, akan hilang semua kebaikan karena satu keburukan.

Pernahkah merasakan seperti itu? Dijauhi, dikucilkan, dan tidak dianggap hanya karena satu kesalahan? Jika pernah, jangan menyesal telah berbuat baik selama ini, jadikanlah pelajaran dalam hidupmu.

Sebenarnya semua manusia pasti merasakan hal yang sama, akan tetapi mengapa seolah-olah mereka tidak peduli dengan hal itu, bahkan ketika kita mempunyai masalah besar mereka juga ikut menjauhi kita padahal kita tidak pernah berbuat salah padanya.

Begitulah kehidupan, kita harus terus menjadikan kejadian buruk seperti itu sebagai pelajaran, karena di saat itu pula lah kita akan menemukan siapa yang benar-benar baik sekalipun banyak orang yang meninggalkan kita.

Kira-kira kenapa ya kebaikan mudah sekali dilupakan?

Semakin dewasa, kita harus menyadari bahwa kita dihadapkan dengan orang-orang yang mempunyai sifat berbeda-beda dan tidak peduli dengan perasaan orang lain, mereka juga tidak memikirkan jika ada di posisi yang sama suatu saat nanti.

Dari hal itu kita banyak belajar bahwa di dunia ini kita harus ikhlas menerima apapun yang terjadi, entah itu baik ataupun buruk, kita harus belajar menerimanya dan tidak boleh melupakan kebaikan orang lain. Dengan melakukan itu, akan selalu ada orang-orang terbaik yang tidak akan pernah melupakan kebaikanmu.

Maka dari itu teman-teman semua harus tanamkan kepada diri sendiri bahwa kebaikan tidak harus dibalas dengan kebaikan, dan keburukan harus dilupakan karena manusia bisa berubah dan manusia memang tempatnya berbuat salah.

Komentar Akun Facebook