ads

Jambiline.com, Merangin – Bentuk keseriusan memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Merangin kembali mengamankan dua unit alat berat di Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalotantan, Kabupaten Merangin. Selasa (1/6/2021) kemarin.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan mengatakan pihaknya mengamankan dua unit alat berat merk Liu Gong dengan nomor 115 dan 999 serta 11 orang pelaku di lokasi PETI.

“Kita tetapkan Sembilan (9) orang menjadi tersangka pelaku PETI. Sedangkan dua lainnya hanya menjadi saksi,” ujarnya. Jum’at (4/6/2021).

Ia menyebutkan adapun identitas sembilan orang yang ditetapkan menjadi tersangka tersebut yakni berinisial HE, PA, SP, MY, TH, ZA, FI, IS, dan ESP. Perannya berbagai macam mulai dari koordinator lapangan, penambang emas hingga operator eksavator.

Ia menceritakan kronologi penangkapan, pada hari Selasa Tanggal 1 Juni 2021 sekira pukul 09.00 WIB anggota Sat Reskrim Polres Merangin mendapat informasi bahwa Di Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin terdapat kegiatan penambangan emas tanpa izin dengan menggunakan 2 Unit Eksavator Merk Liu Gong warna Kuning. Kemudian pada Pukul 15.00 WIB Anggota kepolisian Polres Merangin yang dipimpin Oleh kabag Ops Polres Merangin berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Setelah sampai di lokasi, petugas berhasil mengamankan beberapa Orang yang berada di Kam atau pondok yang mana di eepan Pondok tersebut terdapat 2 Unit Eksavator.

“Disekitar lokasi tersebut juga terdapat lubang-lubang yang diduga digunakan untuk melakukan kegiatan penambangan emas tanpa izin” jelasnya.

Ia menambahkan adapun pasal yang disangkakan terhadap para tersangka yakni Pasal 158 UU RI No 3 Tahun 2020 ttg Perubahan atas UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Minerba dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara dan Denda maksimal Rp. 10 miliar. (*/Tri)

Komentar Akun Facebook